Pemilu 2019
TPS Unik : Warga Menahan Geli Lihat Panitia Berjenggot dan Berkumis Pakai Seragam SD
Berbagai upaya dilakukan panitia pemungutan suara untuk menarik minat masyarakat untuk datang ke TPS, Rabu (17/4/2019)
Penulis: M. Ardiansyah |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Berbagai upaya dilakukan panitia pemungutan suara untuk menarik minat masyarakat untuk datang ke TPS, Rabu (17/4/2019).
Seperti yang dilakukan di TPS 19 RT 17 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang.
Seluruh panitia KPPS di sini berinisiatif mengenakan seragam Sekolah Dasar (SD).
Terlihat sedikit lucu dan menggelitik, tetapi inilah upaya yang dilakukan panitia TPS ini agar masyarakat tertarik datang ke TPS.
Sejumlah warga menahan geli, beberapa lagi tak kuasa menahan tawa melihat seragam panitia di TPS.
Inisiatif menggunakan seragam SD ini adalah Marwah SPd.
• Hasil Penghitungan Suara DPD RI Sumsel, Asmawati Menang di 2 TPS di Plaju Disusul Amaliah SKG
• Penerangan di TPS Pakai Lampu HP Gegara Listrik Padam di Karang Jaya Muratara
Marwan merupakan Kepala SD 1 Sumber Marga Telang banyuasin.
"Kami membeli seragam ini dengan biaya sendiri. Maksudnya, untuk menarik perhatian pemilih agar jangan golput, itu saja," ujarnya, Rabu ,(17/4/2019).
Hingga malam hari, panitia di TPS 19 ini masih tetap konsisten mengenakan seragam SD.
Meski terlihat janggut, tetapi para panitia ini tidak sungkan tetap mengenakan seragam SD.
Meski masih menghitung, panitia yang mengenakan seragam SD tetap semangat menyelesaikan tugasnya untuk menghitung jumlah surat suara.
Kapolsek Gandus Palembang AKP M Aidil yang ditemui di lokasi memberi apresiasi kepada panitia di TPS 19 yang berinisiatif untuk menarik masyarakat datang ke TPS agar tidak Golput.
• Walikota Palembang Harnojoyo Segera Lantik Pejabat Baru Setelah Pemilu Ini
• Rumahnya Jadi Dampak Lumpur Lapindo, Via Vallen Ucapkan Terima Kasih untuk Jokowi
"Semoga, apa yang dilakukan bermanfaat bagi masyarakat. Karena ini sebagai bentuk dedikasi juga terhadap bangsa dan negara agar masyarakat tidak golput. Meski mereka harus mengeluarkan biaya sendiri untuk membeli seragam SD," katanya.
Di Pagaralam, Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk menarik pemilih untuk datang ke TPS dengan menggunakan pakaian adat seragam kesenian.
Seperti apa yang dilakukan oleh anggota TPS 04 Swakarya Kelurahan Sukorejo Kecamatan Pagaralam Utara.
Anggota KPPS menggunakan seragam Potong Gulon (Hitam) atau batik kesenian Kuda lumping.
Ketua RT 02 Swakarya, Bambang mengatakan, selain Tetap menjunjung tinggi nilai budaya juga untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
"Kami sengaja menggunakan seragam ini agar para pemilih lebih tertarik datang ke TPS untuk menyalurkan hak suara sekaligus melihat keunikan kami," katanya.