Wisata dan Kuliner
Hampir Bangkrut, Mahasiswa di Palembang Ini Bangkit dengan Konsep Kekinian Menu Kepiting Tumpah
Saat ini makanan yang disajikan langsung di atas meja menggunakan plastik sedang hits di masyarakat
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Saat ini makanan yang disajikan langsung di atas meja menggunakan plastik sedang hits di masyarakat.
Tanpa menggunakan wadah berupa mangkuk, piring dan sebagainya, makanan yang baru saja di masak dan masih panas langsung ditumpahkan di meja beralas plastik.
Hal ini dijadikan peluang bagi beberapa orang yang suka berbisnis diantaranya M Mahmud Al Fair, owner dari Kedai Dempo Indah Palembang.
Pria 20 tahun ini menyediakan kepiting tumpah di Kedai Dempo Indah.
"Konsepnya baru kepiting ala kekinian tumpah-tumpah kalau ditanya kenapa yah biar hits saja, karena setiap pembeli yang datang pelayan yang numpahin pasti langsung snap gram," katanya Kedai Dempo Indah Jalan Kepandean Baru Palembang, Senin (1/4/2019).
• Pedagang di Palembang Banjir Pesanan dari Peserta Apel Wanita Berkebaya dan Kain Jumputan
• Wisata Kuliner Palembang, Warung Terapung Tempat Menikmati Makanan Khas dengan Sensasi Berbeda
"Tanpa saya promoin sendiri, makanan ini sudah hits di sosial media dari snap-snap instastorynya pengunjung, jadi aku numpang panjat sosial, hehehe " tambahnya sambil bercanda.
Pria yang masih bersatus sebagai mahasiswa dengan jurusan bisnis ini, menjelaskan membuka kedai tersebut bulan Agustus tahun lalu.
"Pas peresmian Asian Games kemarin kita buka rencana awal menyediakan seafood semua, tapi banyak yang seperti itu, saya mikir lagi apa yang bagus dan targetnya lebih ke anak muda," jelasnya.
"Dulu ada semua makan seafood itu dan sangat sepi sekali apalagi tempat jualan saya ini di dalam jauh dari jalan raya, pokoknya hampir tutup kedai ini," katanya.
• Jambore Kopi Sriwijaya, Undang Tiga Ribu Pecinta Kopi Tanah Air Nikmati Kopi Lahat
• Heboh Ratusan Perempuan Antre demi baju Rp 50 Ribu di Yhoophii Shop, Polisi Sampai Turun Tangan
Lanjut pria kelahiran 11 Mei 1998 tersebut akhirnya mencari refrensi lewat sosial media dan munculah ide kepiting tumpah.
"Memang saya bukan penggebarak awal, tapi saya termasuk cepat, hari ini ada di sosial media 2 hari kemudian saya punya menu itu, jadi orang berbondong-bondong datang ke sini mencari menu kepiting tumpah ini," jelasnya lagi.
Masih kata Mahmud target dari pasarnya adalah anak muda yang pastinya pegang gadget.
"Kayak saya masih muda saya ngerasin itu setiap hal baru pengen di share jadi kayaknya menu ini cocok dan benar usaha ini dikenal karena panjat sosial," katanya.
"Akhirnya walaupun tempatnya tidak statergis jauh dari keramaian usaha saya tetap maju dan banyak dicari orang karena sosial media dan dari mulut ke mulut," tambahnya.
Meski masih bersatus mahasiswa di perguruan tinggi swasta bisnisnya tidak menganggu sama sekali bahkan membantunya dalam beberapa tugas kuliahnya.