Berita OKU Timur

Petugas Kesulitan Padamkan Kebakaran Bunker Penimbunan dan 100 Jeriken BMM di OKU Timur

Kebakaran yang terjadi selama beberapa jam tersebut sempat menjadi tontonan warga karena api yang terus menyala sulit untuk dipamdamkan

Petugas Kesulitan Padamkan Kebakaran Bunker Penimbunan dan 100 Jeriken BMM di OKU Timur
Sripo/ Evan Hendra
Sebuah gudang yang diduga lokasi penyimpanan BBM terbakar, Minggu (31/3/2019). Unit damkar mengirimkan dua mobil dan satu water suplai untuk memadamkan api. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA-Dua Unit Mobil pemadam Kebakaran (Damkar) dan satu mobil water suplai Pemerintah Kabupaten OKU Timur kesulitan saat memadamkan api yang membakar sebuah bangunan di Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya, Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 10.00.

Gudang bangunan itu diduga sebuah gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM).

Kebakaran yang terjadi selama beberapa jam tersebut sempat menjadi tontonan warga karena api yang terus menyala sulit untuk dipamdamkan.

Bangunan yang diduga menjadi lokasi penyimpanan BBM tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kebakaran.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut namun akibat insiden itu sedikitnya 100 jeriken yang diduga berisi BBM habis terbakar.

Rizal Ramli : Anak Muda Sekarang Malu Jadi Petani, Lebih Memilih Jadi Tukang Ojek Online

Perubahan Jalur Kendaraan di Taman Kota Baruraja, Sekarang Bisa Memutar, Ini Penjelasannya

Berdasarkan informasi yang beredar, kebakaran berawal ketika beberapa orang yang bekerja di bangunan tersebut sedang melakukan pembongkaran.

Tiba-tiba muncul api yang tidak diketahui asalnya yang langsung menyambar sejumlah jeriken yang diduga berisi BBM.

Meski berusaha dipadamkan namun api terus membesar dan semakin sulit dipadamkan.

Kepala Desa Tanah Merah Beni mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut, karena dirinya ketika tiba di lokasi kejadian api sudah membesar dan membumbung tinggi.

Sedangkan Kasat Pol PP dan Damkar Drs Vikron Usman MM membenarkan petugas di lapangan mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena diduga ada tempat penyimpanan minyak dalam tanah.

Baru Gabung Komunitas, 3 Siswi di Palembang Sudah 3 Minggu Minggat dari Rumah

Rayakan Ultah ke 2 di Palembang, Grab Saat Ini Jadi Decacorn Pertama di Asia Tenggara

Selain itu di dalam gudang juga terdapat 100 jeriken yang sudah habis terbakar.

"Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," katanya.

Sedangkan Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan kebakaran gudang yang diduga digunakan untuk menyimpan BBM yang diduga illegal.

"Akan diselidiki dari mana asal minyaknya serta perizinan lainnya mengingat ini sudah pernah terjadi," katanya.

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved