Berita Lubuklinggau

Penduduk Usia Produktif Dominasi Penggangguran di Lubuklinggau, Banyak Pilih-pilih Pekerjaan

Angka pengangguran berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuklinggau tahun 2018 mengalami peningkatan

Penduduk Usia Produktif Dominasi Penggangguran di Lubuklinggau, Banyak Pilih-pilih Pekerjaan
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kepala BPS Kota Lubuklinggau, Eka Yulyani 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Angka pengangguran berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuklinggau tahun 2018 mengalami peningkatan.

Hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) tahun 2018 yang diambil bulan Agustus tahun lalu, angka pengangguran di Kota Lubuklinggau 4,55 persen dari 111.615 jumlah angka angkatan kerja. Atau sekitar 5078 orang.

Jumlah tersebut meningkat bila dibanding tahun 2017 lalu sebesar 4 persen atau mengalami kenaikan 0,55 persen dari jumlah angkatan kerja.

Kepala BPS Kota Lubuklinggau, Eka Yulyani didampingi Staf Kasi Statistik Sosial, Windari Rachmadiah Putri mengatakan angka pengganguran tersebut berdasarkan usia angkatan kerja 15 tahun ke atas.

Menjelang Lamaran, Irish Bella dan Ammar Zoni Bocorkan Lokasi hingga Konsep Lamaran Resmi

BREAKING NEWS: Jalan Lahat-Bengkulu Tertimbun Longsor, Tertimbun Sepanjang 25 Meter

Menurutnya penyebab meningkatnya penggangguran di Kota Lubuklinggau, pertama disebabkan karena ada gagal panen di wilayah Eka Marga, Karang Ketuan, Marga Rejo, Marga bakti dan Petanang.

"Petani disana tidak bisa memenuhi kebutuhannya karena gagal panen, kebetulan saat itu berkenaan dengan survei BPS,"ungkapnya pada wartawan, Senin (11/2/2019).

Kemudian faktor yang kedua, karena banyak lulusan sarjana di kota ini belum terserap lapangan kerja, karena jumlah lapangan kerja untuk lulusan sarjana hanya sedikit dan banyak didominasi lulusan SMA.

"Kemudian lulusan SMA yang seharusnya melanjutkan kejenjang perguruan tinggi memilih tidak lanjut dan belum mau bekerja," ucapnya.

5 Smartphone (HP) OPPO Harga Rp 3 Jutaan Terbaru 2019, Smartphone dengan Spek Mempuni

Penuturan Chand Kelvin yang Masih Rutin ke Makam Olga Syahputra Malam Hari

Ia menyebutkan, ancaman terbesar penggangguran di Kota Lubuklinggau didominasi oleh penduduk produktif, yang rata-rata dibawah usia 30 tahun ke bawah.

"Karena rata-rata anak muda banyak pilih-pilih pekerjaan. Sementara untuk usia lansia sangat sedikit sekali yang mengganggur," kata Eka.

Ia pun memberikan saran dalam menurunkan angka pengangguran kepada pemerintah kota (Pemkot) Lubuklinggau.

Menurutnya pemerintah harus pintar memberikan solusi agar anak-anak muda mau bekerja.

"Bisa juga mengadakan kompetisi, dan yang menang mendapat bantuan pemerintah, tapi syaratya generasi milenial sekarang mau menyesuaikan keadaan ," terangnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved