Fogging Bukan Solusi Berantas Nyamuk, Cegah Demam Berdarah dengan Juru Pemantau Jentik

Fogging bukan solusi untuk memberantas nyamuk. Kalau difogging saja sementara tempat perindukan nyamuk masih banyak tidak menjadi solusi

Fogging Bukan Solusi Berantas Nyamuk, Cegah Demam Berdarah dengan Juru Pemantau Jentik
Tribunsumsel.com/M.A Fajri
Foto Ilustrasi: Seorang petugas sedang melakukan Fogging di kawasan 1 ilir Palembang 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Saat musim hujan berbagai penyakit timbul.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Fery Yanuar penyakit yang perlu diwaspadai seperti diare, demam berdarah dengue (DBD), malaria dan penyakit yang berbasis vektor lainnya dari lingkungan.

"Penyakit yang paling banyak DBD. Namun jika dibandingkan daerah lain untuk di Sumatera Selatan masih terbilang sedikit. Sedangkan untuk diare belum ada laporanya," ujarnya saat diwawancari di Kantor Dinkes Provinsi Sumsel, Jumat (7/2/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk DBD siklus lima tahun sekali dan tahun ini siklus lima tahunnya.

2 Sungai Meluap, Sawah Warga Desa Bukit Langkap Muratara Mulai Terendam

Didominasi Pemain Brasil, Tujuh Tim Liga 1 Indonesia Lengkap Kuota Pemain Asing, Berikut Daftarnya

Jadi memang di daerah manapun sedang banyak terkena DBD, namun untuk di Sumsel terbilang masih sedikit.

Misalnya jika dibandingkan di Banten yang kena DBD itu ada 600-an orang sedangkan di Sumsel 442 orang dibulan Januari dan Februari ada 33 orang.

Untuk yang meninggal di Januari ada empat orang dan Februari belum ada.

"Untuk DBD ini 46 persennya menyerang anak-anak dari usia 5-15 tahun. Jadi saran kami kalau anaknya sakit segera bawak ke pelayanan kesehatan."

"Dengan begitu bisa segera ditangani dan tidak sampai terjadi keterlambatan penanganan," katanya.

Ini Penjelasan Bulog OKU Tentang Temuan 6.000 Ton Beras Rusak di Gudang

KPU Prabumulih Targetkan Bulan Maret Masalah Daftar Pemilih Beres

Halaman
12
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved