Advetorial

STIHPADA Gelar Seminar Hukum Internasional di Seoul Korea Selatan

Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) terus mengibarkan benderanya dan memperluas networking akademik sampai mancanegara

STIHPADA Gelar Seminar Hukum Internasional di Seoul Korea Selatan
Istimewa
ekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) terus mengibarkan benderanya dan memperluas networking akademik tidak hanya di tingkat Nasional tapi juga di tingkat Mancanegara. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) terus mengibarkan benderanya dan memperluas networking akademik tidak hanya di tingkat Nasional tapi juga di tingkat mancanegara.

Hal ini telah terbukti STIHPADA dinobatkan sebagai salah satu "10 perguruan tinggi terbaik se Asia Tenggara tahun 2018" versi Majalah Higher Education Review.

Penghargaan tersebut makin mengokohkan STIHPADA untuk terus meningkatkan kualitas mutu akademik.

Salah satu kegiatan akademik di tingkat Internasional, pada tanggal 25 Januari 2019 STIHPADA bekerjasama dengan Hankuk University Seoul, Universitas Borobudur Jakarta, Universitas Pancasila, Universitas Esa Unggul, Universitas Nasional.

STIHPADA melalui kerjasama itu menggelar Seminar Internasional di Hankuk University, Seoul, Korea Selatan dengan Tema "Legal Culture and Fundamental Rights".

ekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) terus mengibarkan benderanya dan memperluas networking akademik tidak hanya di tingkat Nasional tapi juga di tingkat Mancanegara.
ekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) terus mengibarkan benderanya dan memperluas networking akademik tidak hanya di tingkat Nasional tapi juga di tingkat Mancanegara. (Istimewa)

Tema ini diangkat atas dasar mencari titik temu permasalahan hukum antar mancanegara seperti masalah kewarganegaraan, diaspora dan hak konstitusi masing masing negara.

Peserta hadir berasal dari negara Korea Selatan, Vietnam, Monggolia, Indonesia, Cina.

Adapun delegasi STIHPADA dipimpin oleh Dr H Firman Freaddy Busroh SH MHum (Ketua Pembina STIHPADA & Duta Baca Sumsel), Dr Hj Rianda Riviyusnita SH MKn dan Hj Fatria Khairo STP SH MH juga mempresentasikan tulisan dalam seminar hukum internasional tersebut.

Acara diisi dengan diskusi ilmiah berlangsung selama 4 jam dan diakhiri dengan pemberian cinderamata. (rel)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved