Berita Sriwijaya FC
Terungkap Melalui Surat, Ini Alasan Teja Paju Alam Tinggalkan Sriwijaya FC yang Besarkan Namanya
Teja Paku Alam melalui surat resmi yang dikirimkannya kepada Manajer Tim Sriwijaya FC Ucok Hidayat, menyatakan mengundurkan diri dari Laskar Wong Kito
Penulis: Weni Wahyuny |
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Alasan Teja Paku Alam meninggalkan Sriwijaya FC terungkap.
Teja Paku Alam melalui surat resmi yang dikirimkannya kepada Manajer Tim Sriwijaya FC Ucok Hidayat, menyatakan mengundurkan diri dari Laskar Wong Kito.
Rupanya surat tersebut dikirimkan Teja sejak 1 Januari 2019 dan dilengkapi dengan tanda tangan di atas materai 6.000.
Dalam suratnya tersebut Teja menuliskan pengajuan pengunduran diri sebagai pemain Sriwijaya FC 2018 dikarenakan mendampingi perawatan orangtua di Padang.
“Teja mengundurkan diri terhitung 1 Januari 2019 melalui surat tertulis dan ACC (accepted/dikabulkan) Pak Ucok,” kata Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Rizal Darmawan kepada tribunsumsel.com, Minggu (13/1/2019).
• Asosiasi Maskapai Penerbangan Sepakat Turunkan Harga Tiket Domestik, Simak Penjelasannya
• Bangun Kepercayaan Diri Korban Gempa Sigi, Yayasan Budi Luhur Ajarkan Racik Kopi Bercitarasa Dunia
Dari informasi yang didapatkan, sebenarnya Teja masih terikat kontrak dengan tim berjuluk Laskar Wong Kito hingga Maret 2019 mendatang.
Namun belum selesai kontraknya, Teja mengundurkan diri.
Rizal menjelaskan itulah sebabnya Teja mengundurkan diri karena pemain pemilik nomor punggung 12 di SFC itu masih terikat kontrak bersama tim.
• Kerugian Materil Mencapai Ratusan Juta, Ini Daftar Desa di OKU Terdampak Banjir
• Tim Rumah Bersama Relawan Pemenangan Jokowi-Amin dari 34 Orang Kini Punya 10 Ribu Relawan
“Jadi jika pemain masih ada kontrak, harus bikin surat pengunduran diri, tinggal manajemen kasih (kabulkan) atau tidak."
“Sebaliknya kalau pemain yang habis kontrak, tak perlu buat surat pengunduran diri,” terangnya.
Rizal menerangkan sesuai dengan kesepakatan bahwa pemain yang mengundurkan diri tidak akan mendapatkan gaji sesuai kontraknya.
Namun jika SFC yang memecatnya maka pemain tersebut dapat pesangon.
“Dia (Teja) hanya dapat gaji sampai Desember saja,” bebernya.
• Caleg Prabumulih Lulus CPNS, KPU : Harusnya Tidak Bisa Ikut Seleksi karena Terdaftar Anggota Parpol
• 7 Alamat Hotel Murah Fasilitas Lengkap Dekat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang
Diaku oleh Rizal bahwa hingga saat ini manajemen belum memanggil pemain untuk persiapan menatap laga 32 besar Piala Indonesia karena belum ada arahan dari manajemen Sriwijaya FC.
Apalagi sampai saat ini manajemen masih menunggu dana subsidi dari PT Liga Indonesia Baru untuk membayar gaji pemain.