Berita Palembang
Cerita Satu Keluarga Pecinta Burung di Palembang, Langganan Juara, Istri dan Anak Juga Punya Burung
Ade Afriansyah, salah satu pemenang dari lomba burung kicau jenis kacer, bercerita menularkan kecintaannya terhadap burung kepada keluarganya
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Ratusan pecinta burung berkicau atau yang lebih dikenal dengan kicau mania antusias mengikuti lomba di Griya Agung Palembang, Minggu (13/1/2019).
Ade Afriansyah, salah satu pemenang dari lomba burung kicau jenis kacer, bercerita menularkan kecintaannya terhadap burung kepada keluarganya.
"Sudah sekitar 5 atau 6 tahun saya suka sama burung, awal-awal iseng karena liat temen punya burung kicau dirumahnya kok bagus, jadi pengen punya," ungkapnya.
"Setelah punya, keluarga memutuskan untuk beli, mulai dari istri, hingaa dua anak laki-laki saya juga doyan pelihara burung," tambahnya.
• Kabar Duka, Sutradara Sinetron Keluarga Cemara Meninggal Dunia Akibat Sakit Diabetes
• Tempat Wisata Baru di Pulau Semambu Indralaya, Belajar Tanam Sayur dan Buah Serta Tangkap Ikan
Tak tanggung-tanggung karena semua anggota keluarganya menyukai burung kicau, kini ia memelihara dua belas ekor burung kicau di rumah.
Selain itu ia kerap kali menang dalam mengikuti kontes-kontes burung kicau.
"Seminggu sekali saya ikut, keluarga juga ikut pengen liat ikutan daftar, kadang saya ikut, istri ikut beda burung tarung kita heheheh," jelasnya.
"Nah hari ini dua kali dengan burung yang sama kita menang, namanya "si Juba Hitam," tambahnya.
Lela sang istri juga meceritakan, bisa menyukai burung karena kebiasaan, dan menemani suaminya ikut kompetisi burung kicau.
"Gimana ya, tiap hari yang dilihat burung, pagi burung, kalau dia (Ade) tidak di rumah saya yang rawat, jadi lama-lama suka," jelasnya.
• Terungkap Melalui Surat, Ini Alasan Teja Paju Alam Tinggalkan Sriwijaya FC yang Besarkan Namanya
• Asosiasi Maskapai Penerbangan Sepakat Turunkan Harga Tiket Domestik, Simak Penjelasannya
"Anak-anak apalagi, terus burung kicau ini juga kami jadikan relaksasi saja, di sela-sela penat capek, main burung, jalan ikut lomba burung," tambahnya.
Saat ditanyai untuk menjadikan burung kicau ini sebagai bisni Ade menjawab, relatif, tapi lebih mengutamakan hobi.
"Ini semua burung kita rawat sendiri, burung ini sering kali menang dan ditawar orang 80 juta, tapi saya belum mau, karena sayang sayang," tutupnya.
Lomba di Griya Agung
Lomba burung berkicau ini merupakan rangkaian lomba yang diadakan dalam Festival Buah dan Pertanian 2019.