Palembang

Pedagang Sudah Beli Lunas Kios dan Los Pasar Tradisional Talang Jambe Palembang, Kemarin Disita

Seorang pedagang Pasar Talang Jambe menyebut pemasangan tanda sita itu dilakukan pada hari Kamis petang, disaat itu aktivitas pasar memang sepi

Pedagang Sudah Beli Lunas Kios dan Los Pasar Tradisional Talang Jambe Palembang, Kemarin Disita
Tribun Sumsel/ Yohanes Tri Nugroho
Dalam tanda sita ditulis bangunan Pasar Talang Jambe Palembang tersebut dilarang masuk dan digunakan tanpa izin 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pasar Tradisional Talang Jambe Kecamatan Sukarami, Palembang disita oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Penyitaan dilakukan dengan pemasangan tanda sita yang berada tepat di jalan masuk pasar pada Kamis (10/01/2018) sore.

Dalam tanda sita ditulis bangunan tersebut dilarang masuk dan digunakan tanpa izin.

Pasar Tradisional Talang Jambe Kecamatan Sukarami, Palembang disita oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan (Sumsel)
Pasar Tradisional Talang Jambe Kecamatan Sukarami, Palembang disita oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) (Tribun Sumsel/ Yohanes Tri Nugroho)

"Telah disita oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sumsel, berdasarkan penetapan ketua PN Kelas 1.A Palembang No 2312/Pen.Pid/2018/PN/Plg dan Surat Perintah Penyitaan No SP- SITA/36.a/I/RES.2.6/2019/ Ditreskrimsus"

"Dalam perkara tindak pidana pencucian yang dan tindak pidana asal penipuan pasal 3,4,5,10 Jo Pasal 2 ayat (1) huruf (r) UU No 8 Tahun 2010 dan 378 Jo 65 KUHP, atas nama tersangka Dedek Syahputra dan Gita Okta Sukma Rani,"

Ini Daftar SSb Peserta SSL 2019, Catat Tanggal dan Jadwalnya

Kemarahan Jane Shalimar ke Vanessa Angel, Blok Nomor HP Hingga Sampaikan Pesan Khusus Ini

Seorang pedagang menyebut pemasangan tanda sita itu dilakukan pada hari Kamis petang, disaat itu aktivitas pasar memang sepi.

Pasar Talang Jambe belum lama dibuka. Pasar ini terdiri dari 15 los dan 80 kios.

Operasional pasar itu memang berlangsung hanya pada pagi hari yakni mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00.

"Sore kemarin dipasang, informasinya kami diminta mengosongkan kios sesegera mungkin. Kami bingung kenapa bisa demikian padahal kami sudah membeli kios yang kami tempati," ucap pria yang namanya enggan dikutip.

Halaman
12
Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved