Berita Muba

Penggunaan Racun (Putas) dan Setrum Masih Sering di Muba, Warga Harus Sadar Dampak Ini Dirasakan

Praktik menebar racun dan melakukan penyetruman ikan di sejumlah daerah di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) masih sering terjadi.

Penggunaan Racun (Putas) dan Setrum Masih Sering di Muba, Warga Harus Sadar Dampak Ini Dirasakan
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Foto Ilustasi : Pelaku ilegal fishing sedang menjalankan aksinya di sungai Musi, Desa Muara Rengas, Kecamatan Muara Lakitan. Penggunaan racun dan setrum termasuk kegiatan menangkap ikan secara ilegal 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU—Praktik menebar racun dan melakukan penyetruman ikan di sejumlah daerah di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) masih sering terjadi.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pencegahan.

Serta melakukan edukasi kepada mayatakat terkait penggunaan setrum dan racun ikan.

“Saya mendapatkan laporan masih banyak praktik ilegal dalam melakukan penangkapan ikan seperti racun dan setrum di Muba."

"Penangkapan ikan seperti ini sangat tidak baik, dan merugikan kita semua, hal ini saya dapatkan berdasarkan keluhan warga,” kata Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Sabtu (24/11/18).

PT Pusri, PT Semen Baturaja, dan Rumah Sakit Khusus Mata Sumsel Raih SNI Award 2018

Persib Tercecer di Persaingan Juara Liga 1, Ini Instruksi Mario Gomez

Terkait permasalahan tersebut pihaknya telah menginstruksikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mematau laporan yang ada.

“Menangkap ikan dengan cara yang dilarang oleh pemerintah dan itu pelanggaran undang-undang, saya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan tersebut lagi karena dapat merusak ekosistem yang ada,”tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas PMD Richard Cahyadi mengatakan, telah melakukan beberapa solusi.

Salah satunya pencegahan awal.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan sosialisasi dalam mengedukasi warga.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved