Update Sriwijaya FC

Ternyata Bandar Judi Pernah Jajaki Sriwijaya FC, Pemain SFC Sempat Diajak Ikut Atur Skor

Tim Sriwijaya FC ternyata pernah disusupi oleh oknum bandar yang diduga akan melakukan pengaturan skor

Penulis: Weni Wahyuny | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM/WENY WAHYUNI
Skuad Sriwijaya FC saat latihan untuk persiapan pertandingan, Senin (19/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tim Sriwijaya FC ternyata pernah "disusupi" oleh oknum "bandar" yang diduga akan melakukan pengaturan skor kala Sriwijaya FC bertemu dengan lawannya. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Tim SFC, Ahmad Haris, Rabu (21/11/2018) pagi.

Baca Juga

Jelang Persija vs Sriwijaya FC: Bingung Cari Pengganti Beto, SFC Juga Kurang Gelandang

Haris menerangkan bahwa bandar judi sepakbola itu indikasinya ada karena belum lama ini pemain Sriwjaya FC pernah dihubungi untuk dimintai "kerjasama". Sayang, Haris tak menyebutkan siapa pemain tersebut dan saat SFC lawan siapa.

"Kalau masalah bandar itu memang indikasinya ada dan ada yang coba-coba masuk karena pemain kita dihubungi," kata Haris.

Setelah dihubungi, lanjut Haris pemain tersebut langsung melaporkan dengan manajemen SFC. Haris menyebutkan sikap pemain yang melaporkan ke manajemen tersebut adalah sikap yang patut diacungi jempol oleh manajemen. Artinya pemain tersebut adalah pemain yang profesional dan taat aturan.

"Pemain bercerita dengan kami manajemen dan ini tentu langkah yang bagus dari pemain jika ada permasalahan langsung menyampaikan ke manajemen," jelasnya.

Tak berhenti sampai disitu, lanjut Haris manajemen pula sudah melakukan pengecekan dan pengawasan yang ketat terkait hal ini dan hasilnya sejauh ini tidak ada oknum pemain yang "bermain" di belakang manajemen.

"Jadi misalnya nanti ada dan ketahuan oleh manajemen, jelas kita akan ambil langkah yang tegas dan langsung pecat," jelas Haris.

Oleh sebab itu Haris menghimbau kepada para pemain agar tetap bermain dengan profesional dan tidak melakukan hal-hal yang dianggap melanggar dan merugikan manajemen maupun pemain itu sendiri.

Laga Berat

Sementara itu, Sriwijaya FC harus berusaha keras dalam menghadapi lawan tangguh di tiga laga tersisa di Liga 1 2018.

Posisi Sriwijaya FC saat ini masih rawan zona degradasi berada di urutan 14 dengan perolehan 36 poin.

 
Perjuangan Laskar Wong Kito dimulai saat melawat ke markas Persija Jakarta Sabtu (24/11/2018) mendatang.

Setelah menghadapi Persija Jakarta, Laskar Wong Kito masih harus menghadapi dua lawan berat lainnya, Arema FC dan Mitra Kutai Kartanegara.

Pada laga sebelumnya Sriwijaya FC didera kekalahan telak 0-3 dari tuan ruamah PS Tira pada pekan ke-31 Liga 1 2018, Sabtu (17/11/2018) lalu.

Sedangkan Persija Jakarta menahan imbang 2-2 atas tuan rumah PSM Makasar, Jumat (16/11/2018) lalu.

Macan Kemayoran membutuhkan kemenangan untuk terus menguntit PSM yang berada di puncak klasemen dan sekaligus memperbesar peluang untuk tetap menjadi juara musim ini.

Hingga 30 kali bertanding, Persija berada di peringkat dua dengan raihan 50 poin hasil dari 14 kali menang, delapan kali seri, dan delapan kali kalah.

Menjadi tugas berat bagi skuat Laskar Wong Kito untuk meraih kemenangan di markas Macan Kemayoran Sabtu nanti.
 

Lalu dua laga berat Sriwijaya fc lainnya yakni melawan Mitra Kukar pada Jumat, (30/11/2018).

Mitra Kukar dikatakan sama halnya dengan Sriwijaya FC sama-sama dalam kondisi kritis, usai kalah 1-2 dari Barito pada pekan ke-31 Liga 1 2018. Mitra Kukar seperti halnya SFC sama-sama harus bermain bagus agar bisa jadi penyintas dari zona degradasi.

Hingga 31 bertanding, Mitra Kukar berada di peringkat 15 berada satu peringkat di bawah Sriwijaya FC dengan raihan 36 poin, dari hasil 11 kali menang, tiga kali seri, dan 17 kali kalah.

 
Selanjutnya Sriwijaya FC pada Laga pamungkasnya akan menghadapi Arema FC pada Jumat (7/12/2018).

Posisi Arema FC saat ini dikatakan sudah bisa keluar dari ancaman degradasi.

Kini Arema FC berada di posisi 13 satu peringkat atas Sriwijaya FC di klasemen sementara Liga 1 2018 dengan jarak poin cukup jauh. Arema kini mengemas 41 poin.

Namun pasca kekalahan telaknya saat melawan Persela Lamongan pada Jumat (16/11/2018)lalu, Milan Petrovic Pelatih Arema FC ingin timnya dapat finish pada posisi yang bagus, yakni posisi papan atas.

"Kita masih butuh poin karena saya rasa ini masih berbahaya soal klasemen. Tim harus fokus pada laga selanjutnya lawan Barito," kata Milan Pertovic Pelatih Arema FC dikutip dari Surya.com, Minggu (18/11/2018).

Saat ini Arema FC masih menyisakan tiga laga, yakni dua laga home lawan Barito Putera dan Sriwijaya FC, serta satu laga tandang lawan PS Tira.

Mampukah Sriwijaya FC keluar dari bayang-bayang zona degradasi, kita nantikan hasil dari 3 laga terakhir.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved