Pilpres 2019

Bukan Tim Pemenangan, Ini Tugas Yusril Ihza Mahendra Setelah Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf Amin

Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin

Bukan Tim Pemenangan, Ini Tugas Yusril Ihza Mahendra Setelah Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf Amin
KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA
Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra dalam acara peluncuran buku ensiklopedinya di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (6/2/2016) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

Yusril mengaku diajak oleh Erick Thohir yang tak lain adalah Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Menurut Yusril, tawaran agar ia menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf ini sudah datang sejak lama.

Baca: KNKT Pastikan Pesawat Lion Air Tidak Meledak, Melainkan Pecah Saat Menghantam Air

Namun, ia baru menjawab permintaan itu saat bertemu Erick Thohir di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (4/11/2018).

"Kami bincang-bincang dan Pak Erick menanyakan kepastian apakah saya bersedia menjadi lawyernya Pak Jokowi - Pak Kiyai Ma’ruf Amin dalam kedudukan beliau sebagai paslon Capres-cawapres," kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/11/2018).

"Maka saya katakan pada Pak Erick, setelah cukup lama hal ini didiskusikan dengan saya, akhirnya saya memutuskan untuk setuju dan menjadi lawyer-nya kedua beliau itu," tambah Yusril.

Baca: Indonesia Lawyers Club Tayang di Tv One Selasa (6/11) Pukul 20.00, Akan Membahas Masalah Ini

Meski bersedia menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf, namun Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini menegaskan bahwa ia tidak tergabung dalam tim kampanye nasional.

Ia sebagai pengacara dari luar tim akan membantu jika Jokowi-Ma'ruf dan timnya berhadapan dengan proses hukum selama masa kampanye pilpres.

Baca: Komentari Bahasa Inggris Fadli Zon, Simak Pengakuan Blak-blakan Sacha Stevenson di Video Ini

"Jika ada hak-hak Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf yang dilanggar, beliau dihujat, dicaci dan difitnah misalnya, tentu saya akan melakukan pembelaan dan menunjukkan fakta- yang sesungguhnya atau sebaliknya, agar segala sesuatunya dapat diletakkan pada proporsi yang sebenarnya," kata Yusril.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyatakan partainya tidak akan mendukung Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Yusril di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PBB di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

"Kalau (dukung) Jokowi dari awal sudah enggak ada yang mau," kata Yusril.

Ia mengatakan, dalam Mukernas, PBB akan menentukan dukungan kepada calon presiden selain dari poros Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf",

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yusril Sebut PBB Tak Akan Dukung Jokowi", 

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved