Saat Presiden Jokowi Marah dan Bad Mood ?, Ini Cerita Jenderal Purn Moeldoko Menghadapi dan Triknya

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, bercerita ketika dirinya berada di lingkaran Joko Widodo (Jokowi)

Twitter Moeldoko
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Purnawirawan Moeldoko 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Purnawirawan Moeldoko, bercerita ketika dirinya berada di lingkaran istana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini diungkapkan Moeldoko saat menjadi narasumber di acara e-Talk Show, Tv One, pada Sabtu (13/10/2018).

Mulanya, pembawa acara Wahyu Muryadi menanyakan terkait kedekatan Moeldoko dengan Jokowi.

Baca: Deretan Foto Kocak Cawapres Sandiaga Saat Kampanye, Tengkurap di Jembatan Sampai Pakai Wig Petai

Wahyu bertanya soal kelebihan Moeldoko untuk menghadapi Jokowi ketika tidak sedang memiliki mood baik atau sedang marah.

"Sebenarnya bapak punya kelebihan kalau misalnya mendekati Pak Presiden itu pernah gak suatu saat presiden itu kira-kira mood-nya lagi gak bagus, biasa, dong, presiden kan juga manusia, to? apalagi, lagi marah beliau," ujar Wahyu.

Baca: Keeksotisan Objek Wisata Curug Panjang di Musi Rawas Tercoreng, Pasca Tragedi Pembunuhan

Moeldoko pun menjawab dengan menceritakan pengalaman-pengalamannya, apalagi, ini bukan pengalaman pertama dirinya menjadi asisten petinggi.

Oleh sebab itu, ia memiliki trik untuk menghadapi orang yang sedang tidak enak hati dengan cara memahami bahasa tubuh yang dikeluarkan.

"Saya dua kali menjadi kepala staf pribadi, waktu jadi Pangdamnya Pak Hendro (Hendro Priyono), terus waktu dulu jadi Wakasad saja juga jadi Kospri, jadi kita coba membahasakan bahasa tubuh, sehingga kita memang perlu ada sensitifitas," jawab Moeldoko.

Baca: Link Streaming PSM Makassar vs Arema FC, Minggu (14/10/2018) Pukul 15.30 WIB di Indosiar

Selain itu, Kepala Staf Kepresidenan ini juga bercerita kalau dirinya sering bercanda dengan Jokowi.

Di luar kebiasaan Jokowi yang membicarakan topik bahasan yang formal.

"Lebih ke bercanda-bercanda," kata Moeldoko.

Ia juga menjelaskan, tugas dari KSP yang berbeda dari Sekretariat Kabinet (Setkab) dan Sekretariat Negara (Setneg).

KSP memiliki tiga tugas khusus dalam mengawal presiden.

"Kalau urusan pemerintahan kan Setkab yah, kalau urusan negara kan Setneg, di sini kan yang berurusan dengan political will atau sisi politiknya dikelola oleh KSP," jelasnya.

"Jadi tugas KSP ada tiga. Satu mengelola isu-isu strategis."

"Berikutnya yang kedua melakukan komunikasi politik, kita melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak," ujar Moeldoko.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved