CPNS 2018

Pelamar CPNS Lubuklinggau Baru 300 Orang, Hari Ini Cuma 2 Orang Daftar

Sejak dibuka jadwal pendaftaran seleksi CPNS di Kota Lubuklinggau 26 September lalu, peminat CPNS di kota tersebut masih minim

Pelamar CPNS Lubuklinggau Baru 300 Orang, Hari Ini Cuma 2 Orang Daftar
sscn.bkn.go.id seleksi cpns 2018 PENDAFTARAN CPNS 2018 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU-Sejak dibuka jadwal pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Lubuklinggau 26 September lalu, peminat CPNS di kota tersebut masih minim.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau, Ahyar menuturkan, sampai saat ini pelamar CPNS untuk Kota Lubuklinggau masih sangat sedikit.

"Pantauan kita hari ini Minggu (7/10), pendaftar CPNS baru hampir 300 orang, untuk hari ini hanya dua orang. Yang paling banyak tanggal 2-3 kemarin mencapai 60 orang," ujarnya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com.

Baca: Kuntungan Manis Menanam Semangka di OKU Timur, Ini Cara Hitung Modal, Luas Lahan, dan Hasil Panen

Baca: Jadi Misteri, Pengakuan Prabowo Terkait Kasus Hoax Ratna Sarumpaet, Ada 2-3 Orang Datangi Saya

Ia menyebutkan, jumlah pelamar mendaftar saat ini sangat sedikit dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

Ditambah beberapa waktu lalu para pelamar terkendala server error, bahkan dua hari pertama tidak ada sama sekali pelamar yang berhasil mendaftar.

"Selain itu formasi kita sedikit, keseluruhannya hanya 125. Itu termasuk 16 untuk honorer K2, empat lulusan terbaik (cumlaude), dan satu disabilitas. Jadi formasi pelamar umum hanya 104," jelasnya.

Terbatasnya formasi juga diiringi dengan agak langkanya jenis formasi yang dibutuhkan di lingkungan Pemkot Lubuklinggau.

Baca: Mendadak Ricuh Usai Menang dari McGregor, Khabib Ngaku Bakal Dapat Hukuman dari Sosok Ini

Baca: Ulang Tahun ke-26, Sang Kakak Bagikan Potret Penampilan Pevita Pearce Semasa Kecil

Ia menyebut misalnya lulusan Teknik Geodesi dan Pendidikan Keterampilan, karena sebagian besar belum ada jurusan tersebut di institusi di Sumsel.

"Ya adanya di Jawa. Jadi yang agak umum itu kan guru SD dan guru Agama Islam. Kalau guru olahraga itu sudah cukup langka, apalagi Teknik Geodesi atau Pendidikan Keterampilan," katanya.

Meski langka, menurutnya kualifikasi pendidikan tersebut memang yang paling dibutuhkan Pemkot Lubuklinggau.

"Kan harus sesuai kebutuhan kita dengan latar belakang pendidikan pegawainya, jika tidak bukan tenaga ahli jadinya," ucapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved