CPNS 2018

Syarat CPNS Foto Selfie Pegang E-KTP, Warga Mulai Sibuk ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Lahat beberapa hari ini menyerbu Kantor Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil)

Syarat CPNS Foto Selfie Pegang E-KTP, Warga Mulai Sibuk ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
Sripo/ Ehdi Amin
Warga saat urus Capil di Dinas Dukcapil Lahat. Jumlah warga berlayanan meningkat sejak adanya penerimaan CPNS. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Lahat beberapa hari ini menyerbu Kantor Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil).

Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang belum memiliki KTP elektronik (e-KTP) kebingungan saat mau mendaftar di kementerian/ lembaga hingga ke daerah Kabupaten/kota.

Sejumlah pelamar yang dijumpai masih banyak hanya memegang KTP sementara atau surat keterangan pengganti E KPT.

Pendaftar khawatir, E-KTP sementara tersebut tidak berlaku. Apalagi, dalam syarat pendaftaran sendiri harus disertakan foto pelamar sambil memegang E KTP.

Baca: Update Gempa Bumi Donggala : Doa dan Dukungan Dari Manchester United dan David De Gea

Baca: MNC TV Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia, Perempat Final Piala Asia U-16

"Ya pak, cak susah nian nak daftar CPNS. La sulit akses situsnya trus sekarang kita ragu dengan KTP sementara takutnya nanti pas kita gunakan dalam persyaratan pendaftaran tidak diterima."

"Makanya sebelum itu terjadi kita urus ke Dukcapil ini. Dan semoga dukcapil sudah bisa mencetak kartu E KTP nya," tutur Fitri, salah satu calon pendaftar CPNS asal Lahat saat dibincangi, Senin (1/10/2018).

Sementara, sejak pendaftaran CPNS dibuka 26 September lalu membuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lahat, selalu ramai.

Ratusan warga terlihat berbondong bondong datang ke Dukcapil Lahat guna mengurus berkas yang menjadi persyaratan dalam pendaftaran CPNS tersebut. Seperti halnya KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Baca: Viral Video Warga Jarah Mobil Bantuan Makanan & Obat Bagi Korban Gempa-Tsunami Palu,Netizen Kesal

Baca: Piala Asia U-16 : Laga Indonesia Vs Australia Dapat Penilaian dan Predikat Spesial dari AFC

Kepala Dinas Dukcapil Lahat, Yohn Tito SH MM melakui Kabid Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Tabrani S.Sos mengatakan sejak sepekan lalu angka pemohon kepengurusan KTP dan KK khususnya dari hari ke hari kian bertambah.

"Ya ada yang minta cetak kartu KTP. Selain mengurus KTP dan KK, banyak permintaan untuk legalisir. Dipersentasekan pemohon bertambah sebanyak 25 persen dari hari biasanya,"ungkapnya.

Lebih lanjut diakuinya, dalam pelayanan tersebut tidak menutup kemungkinan menemui kendala.

Dijelaskan Tabrani, sejauh ini kendala yang cukup berat hanya pada jaringan saat menginput data untuk kepengurusan KTP.

Sedangkan untuk legalisir hanya karena keterbatasan tenaga. Namun pihaknya akan terus memberikan pelayanan yang maksimal dalam melayani masyarakat meskipun dengan tenaga kerja yang terbatas.

Baca: Awal Mula Perseteruan Inul Daratista dan Rhoma irama Hingga Simpan Dendam Selama 15 Tahun

Baca: 3 Pemain Andalan SFC Dipanggil Timnas Indonesia, Manajemen Belum Beri Izin, Ini Alasannya

"Masyarakat kiranya bisa bersabar mengingat terbatasnya tenaga kerja. Untung saja ini dibantu dengan adik adik dari PSG," terangnya, seraya menyarankan agar masyarakat dapat mengurus kelengkapan berkas jauh sebelum dibutuhkan, agar tidak terjadi penumpukan.

Sementara, Manto (25) sengaja datang ke Dinas Dukcapil untuk melegalisir beberapa berkas yang diminta dalam pendaftaran CPNS. " Saya mau legalisir mas. Seperti KTP KK dan Akta Kelahiran untuk kelengkapan berkas,"ujarnya, sambil antre di kantor Disdukcapil Lahat. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved