Berita Palembang

Kecelakaan Lalulintas Renggut 5 Nyawa, di Jam Ini Mobil Besar Dilarang Masuk Kota Palembang

Sebelum waktu yang ditentukan kendaraan tidak boleh masuk kota, Kasatlantas persilakan kendaraan besar menunggu di mana saja

Kecelakaan Lalulintas Renggut 5 Nyawa, di Jam Ini Mobil Besar Dilarang Masuk Kota Palembang
Kolase IST
Kecelakaan lalulintas melibatkan mobil besar di Jalan Demang Lebar Daun tepat di seberang showroom mobil Nissan, Rabu (19/9/2018). Satu orang meninggal dunia akibat peristiwa ini. Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Wanita yang Tewas Lakalantas di Depan RSI Siti Khodijah Adalah PNS Disbudpar Sumsel, http://palembang.tribunnews.com/2018/09/19/wanita-yang-tewas-lakalantas-di-depan-rsi-siti-khodijah-adalah-pns-disbudpar-sumsel. Penulis: Welly Hadinata Editor: Sudarwan 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG--Dalam menanggulangi tingkat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar, Satuan Lalulintas Kota Palembang memberlakukan rekayasa jalur terhadap kendaraan besar.

Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman membenarkan hal tersebut diberlakukan dengan dilatarbelakangi kecelakaan beberapa bulan terakhir.

Baca: Berita Wisata Sumsel-Nikmati Keindahan Alami Taman Bunga Seluas 6.000 Meter di Baturaja OKU

Baca: Warga Pagaralam Temukan Batu Berelief Ribuan Tahun, Ini Arti Gambar 2 Orang dan Burung Hantu di Batu

"Iya, melihat beberapa bulan terakhir ada kurang lebih 5 jiwa korban fatal meninggal dunia akibat kecelakaan oleh kendaraan alat berat yang melintas di tengah Kota Palembang," ujarnya, Minggu (23/9/2018).

Kecelakaan itu juga mengakibatkan beberapa korban luka berat dan ringan, seperti angkutan kota yang mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu.

Kendaraan besar mulai Senin (24/9/2018) dilarang masuk kota pada siang hari. Bagi kendaraan besar mau menuju Pelabuhan atau tempat lain harus melalui jalan "pinggir". 

"Jalan pinggir yang kita maksudkan adalah Jalan Macan Lindungan-Jalan Soekarno Hatta- Jalan Noerdin Panji-seputaran daerah Pusri dan Pelabuhan Boom Baru. Selain itu juga kita berlakukan waktu operasional yakni 10.00-14.00," jelasnya.

Sebelum waktu yang ditentukan kendaraan tidak boleh masuk kota,  Andi memersilakan kendaraan besar menunggu di mana saja asal tidak menggangu lalu lintas lainnya.

"Kalau belum waktunya maka kami berhentikan dan periksa kelengkapan kendaraannya. Kalau ada pelanggarannya kami tindak, tidak ada kelonggaran jadi tetap ditindaklanjuti, kenal juga kagak," tambahnya.

Penulis: Tiara Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved