Berita Muba

Inovasi Ikan Lele Dibuat Es Krim Kepal Lele, Awalnya Banyak Meragukan Setelah Dicoba Anak-anak Suka

Memang sempat banyak meragukan kita olah menjadi es kepal lele, tapi ketika dicoba khususnya anak-anak banyak yang suka

Inovasi Ikan Lele Dibuat Es Krim Kepal Lele, Awalnya Banyak Meragukan Setelah Dicoba Anak-anak Suka
Sripo/ Fajeri
DWP Muba pada saat menunjukan inovasi es kepala milo yang terbuat dari bahan ikan lele. 

TRIBUNSUMSEL,COM, SEKAYU—Cukup tingginya produksi ikan lele di Kabupaten Muba, membuat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Muba melakukan inovasi.

Mereka membuat ikan lele menjadi segala makanan yang bernilai ekonomis.

Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Muba, Hj Siti Sulaiha, mengatakan, bahwa selama ini ikan lele hanya bisa dimasak seperti biasa yakni digoreng dan dimakan, dari sana masyarakat mungkin kebanyakan kurang suka akan mengkonsumsi ikan lele.

Baca: Dikira Batu Biasa, Pria Ini Mendadak Kaya Usai Temukan Bongkahan Emas Murni Terbesar di Dunia

Baca: Sangat Menyayat hati, Keluarga tak Punya Uang Rp 19,5 juta, Jenazah Sudiarti Tertahan di RS Malaysia

Padahal menurutnya ikan lele sangat kaya gizi bagi tubuh seperti rendah kalori, memiliki protein lengkap, tidak ada merkuri, memiliki vitamin B-12 dan rendah lemak.

“Banyak manfaat dari ikan lele, karena memiliki banyak vitamin. Selain itu juga ikan lele bisa diolah menjadi berbagai makanan ringan seperti kerupuk, stik lele, abon lele, pangsit lele dan Es kepal lele," kata Siti, disela Pertemuan Rutin DWP Kabupaten Muba, digedung DWP, Jumat (14/9/18).

Untuk inovasi seperti es kepal Milo lele yang sedang tren saat ini dirinya masih baru ucijoba beberapa bulan lalu.

Karena, kita melihat pangsa pasar es kepal Milo sehingga mendasari kenapa tidak dibuat es kepal lele yang artinya topingnya dari olahan ikan lele.

Baca: Polisi Pangkat Bripka Ini Sisihkan Gaji, Selesai Jadi Imam Salat Jumat Selalu Bagikan Nasi Kotak

Baca: Tersedia Rumah Dinas, Bupati Muba Dodi Reza Ingatkan Camat Jangan Coba-coba Tinggalkan Tempat 

"Memang sempat banyak meragukan kita olah menjadi es kepal lele, tapi ketika dicoba khususnya anak-anak banyak yang suka," ungkapnya.

Disinggung mengenai proses pembuatan, Siti menerangkan, dalam pengelolaan membutuhkan proses yang panjang.

Mulaid dari mengukus ikan lele dengan ditambah bahan jahe. Lalu diambil dagingnya dan disangrai. Kemudian ditambahi jahe, vanili, gula sehingga bau amis pun hilang dan terasa manis.

Baca: Tips Sukses Bisnis Usaha Makanan Memanfaatkan Jaringan Online, Ini Bocoran dari Owner Pempek Lince

Baca: Sandiaga Ungkap Orang Datang ke Bioskop Ingin Nonton, Begitu Ada Iklan, Eh Sebel Begitu

“Semuanya di olah dengan cara higienis sehingga lele yang selama ini akan bau amis menjadi hilang,”ujarnya.

Sementara, Ketua DWP Kabupaten Muba, Hj Asna Aini Apriyadi sangat mengapresiasi atas usaha yang dilakukan oleh Plt Ketua DWP Dinas PMD, karena tentunya bisa membantu ekonomi keluarga dan mengkampanyekan makan ikan.

"Karena selama ini kita beranggapan makan ikan lele hanya dipecel lele saja. Nah, ditangan ibu Siti bisa diolah menjadi bermacam makanan ringan. Ini juga sangat bermanfaat informasi serta motivasi yang diberikan oleh ibu Siti bagi anggota DWP lainnya," jelasnya. (SP/Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help