Eko Purnomo Sakit Hati Akses Jalan Rumah Ditutup Tetangga, Keluar dan Pindahin Barang Loncat Tembok

Setelah rumah tetangganya diberi atap, Eko dan keluarganya pun tak bisa memanjat dinding tembok. Ia pun terpaksa angkat kaki dan menyewa rumah

Eko Purnomo Sakit Hati Akses Jalan Rumah Ditutup Tetangga, Keluar dan Pindahin Barang Loncat Tembok
Facebook
Rumah Eko Purnomo 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANDUNG—Eko Purnomo terpaksa meninggalkan rumahnya sendiri setelah delapan tahun tinggal di di Kampung Sukagalih, Desa Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Ia tak memiliki akses jalan akibat terhalang tembok rumah tetangga. Ia sudah meninggalkan rumahnya sejak 2016 lalu.

Saat ditemui Kompas.com di rumah kontrakannya di di Cikoret, Pasangrahan, Ujungberung, Kota Bandung, Selasa (11/9/2018),

Eko menceritakan, saat itu ketika rumah tetangganya masih dalam proses pembangunan, ia dan keluarganya masih bertahan di rumah. Selama 1,5 bulan.

Eko dan keluarganya harus memanjat dinding tembok rumah tetangganya yang membenteng akses keluar masuk ke rumah.

Baca: Gubernur Sumsel Alex Noerdin Jadi Narasumber ZEV Summit di Birmingham Inggris

Baca: Disindir Deddy Corbuzier Usai Ngaku Hajar Hilda Vitria Ribuan Kali, Kriss Hatta Ungkap Alasannya

Setelah rumah tetangganya diberi atap, Eko dan keluarganya pun tak bisa memanjat dinding tembok. Ia pun terpaksa angkat kaki dan menyewa rumah kontrakan untuk sekadar berlindung ataupun istirahat.

“Selama 1,5 bulan kemudian barulah saya disuruh pindah, mau gimana lagi karena gak ada akses jalan, padahal rumah saya baru dicat. Sakit hati. Saya keluarnya ya loncat-loncat tembok saja,"

"Begitu pun pas pindahin barang. Meski begitu, ada beberapa barang punya adik saya yang masih tersisa di dalam,” tuturnya.

Hingga sampai saat ini, Eko mengaku tidak tahu alasan tetangganya tega menutup akses jalan menuju rumahnya itu.

Baca: Lima Tahun Pacaran, Luna Maya dan Reino Barack Putus? Curhatan Luna ini Jadi Sorotan

Baca: Pakai Narkoba Hingga Hamil di Luar Nikah, Begini Pengakuan Artis Cantik Ini Soal Kisah Kelamnya

Meski begitu, Eko enggan menyalahkan siapa pun. Dia hanya berharap pemerintah memberikan perhatian dan mengembalikan akses jalan menuju rumahnya itu.

Sebab, selama ini Eko memiliki surat dan setifikat rumah serta mengikuti aturan pemerintah soal kepemilikan rumah

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help