Tren Eyelash Extension Apakah Bahaya Bagi Mata? Ini Penjelasan Dokter Mata

Tidak semua orang memiliki respon yang sama terhadap benda asing, jadi memang kewaspadaan sangat diperlukan untuk mencegah hal tidak diinginkan

Tren Eyelash Extension Apakah Bahaya Bagi Mata? Ini Penjelasan Dokter Mata
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
dr Riani Erna 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Saat ini, tren kekinian yang sedang naik dikalangan perempuan millenial adalah Eyelashes Extension.

Eyelashes Extension adalah teknik menyambungkan bulu mata palsu yang biasanya terbuat dari bahan sintetis, ke bulu mata asli dengan cara menempelkannya satu per satu untuk mendapatkan hasil bulu mata yang lentik dan tebal.

Terkait dengan tren kekinian satu ini, dr Riani Erna SpM(K) memberikan penjelasannya.

Menurutnya tidak salah untuk melakukan tren kekinian satu ini, asal dilakukan di tempat yang jelas dengan prosedur yang benar dan bahan yang sudah teruji lulus BPOM.

Baca: Inilah Roby Andika Pemain Muda Sriwijaya FC Asal Gandus Palembang, Sempat Gugup Masuk Tim Inti

Baca: VIDEO : Pengunjung Karaoke Lasso Legend Style Palembang Mendadak Histeris Lihat Ari Lasso

Baca: Sriwijaya FC Dikalahkan Persipura, Ini Penjelasan Pelatih Subangkit Lini Belakang Mudah Ditembus

"Karena tidak semua orang memiliki respon yang sama terhadap benda asing, jadi memang kewaspadaan sangat diperlukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," ujar Dr Riani saat dibincangi Tribun Sumsel di Rumah Sakit Umum Sriwijaya Jalan Jendral Sudirman, Selasa (11/9/2018).

Dr Riani mengatakan ketika Bulu mata palsu, maskara atau benda asing lain sedang kita gunakan, kemudian timbul rasa tidak nyaman seperti gatal, mengganjal hingga muncul peradangan, sebaiknya benda tersebut dilepaskan.

"Itu adalah pertanda kenormalan tubuh kita untuk menolak benda asing tersebut," ungkapnya.

Seorang pelanggan Pomelo House menjalani proses pemasangan eyelash extension.
Seorang pelanggan Pomelo House menjalani proses pemasangan eyelash extension. (Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini)

Masih kata Dr Riani, Selama penggunaan janganlah terlalu sering membersihkan mata langsung dengan tangan.

Hal ini karena di sepanjang kelopak mata terdapat kelenjar keringat dan lemak yang tidak bermasalah kalau tidak ada luka.

"Tapi kalau kita sering mengucek kelopak dengan kondisi tangan kotor, terkontaminasi atau dengan adanya benda asing yang dipakai tadi, dapat mempermudah masuknya kuman ke dalam kelenjar tersebut," kata Dr Riani.

Baca: Pemain Bulutangkis India Prannoy Sudah 2 Kali Kalahkan Jonatan Christie (Jojo) di Tahun 2018

Baca: Fotonya Disebar di Facebook Ditulis Sudah Aku Pakai, Wanita ini Laporkan Mantan Suaminya ke Polisi

Baca: Foto-foto Luna Maya Berpose di Jalanan Manhattan New York ini Disebut Bak Super Model

Setelah luka terjadi lanjut Dr Riani, beberapa penyakit dapat terjadi di sekitar area mata, seperti adanya alergi atau munculnya bintit yang dalam bahasa medis disebut hordeolum.

"Apabila timbul bintit pada kelopak, otomatis ada infeksi pada saluran tersebut yang menyebabkan pembekuan dalam bentuk nanah dan nanti akan menimbulkan bisul kecil pada mata," jelasnya.

Lebih lanjut, Dr Riani menyarankan bagi pengguna Eyelash Extension sebaiknya memakai pembersih wajah dengan kadar PH yang rendah. "Contohya shampo bayi, karena itu tidak pedih di mata, jadi dapat meminimalkan pengucekan kelopak mata," tutupnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help