Home »

Sumsel

» Lahat

Rupiah Melemah Bagaimana Ongkos Umroh? Travel Al Bilad Pastikan Tanpa Perubahan Harga, Alasannya Ini

Kepala Cabang Al Bilad Lahat, Tubagus Muhammad Abdus Shomad mengungkapkan, melemahnya nilai tukar rupiah sejauh ini berpengaruh kepada usaha

Rupiah Melemah Bagaimana Ongkos Umroh? Travel Al Bilad Pastikan Tanpa Perubahan Harga, Alasannya Ini
THINKSTOCK
umrah 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Melemahnya nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat berdampak bagi sejumlah kalangan dunia usaha.

Sejumlah orang juga mulai khawatir melemahnya rupiah akan berdampak kepada naiknya harga harga hingga berimbas kepada meningkatnya pengeluaran.

Jamaah juga khawatir akan adanya kenaikkan ongkos berangkat umroh (umrah).

Kepala Cabang Al Bilad Lahat, Tubagus Muhammad Abdus Shomad, SPd. I mengungkapkan, melemahnya nilai tukar rupiah sejauh ini berpengaruh kepada dunia usaha.

Baca: Berita Banyuasin Hari Ini-Pipa PDAM Tirta Betuah Pecah, Distribusi Air ke Wilayah Ini Terganggu

Baca: Jokowi Temui Bos Hyundai, POSCO, Lotte dan CJ Group di Korsel

Baca: Belanja Levis Bulan Ini Berkesemapatan Dapat Gratis Bluetooth Speaker, Berikut Syaratnya

Namun hal itu tidak terjadi pada usaha travel umroh khususnya travel yang pihaknya kelola Al Bilad.

Dikatakan Tubagus, sejauh ini tidak ada kenaikkan ongkos bagi jemaah umroh yang akan berangkat melalui Al Bilad.

"Ya meskipun sejauh ini rupiah melemah ongkos bagi jamaah yang akan berangkat tidak ada kenaikkan, "ungkap Tubagus, dibincangi, Senin (10/9).

Menurut Tubagus tidak ada kenaikkan ongkos bagi jamaah umroh karena pola yang dijalankan pihaknya dengan sistem booking dahulu untuk jangka kedepan sehingga meski rupiah melemah harga yang akan dibayar jamaah tetap atau tidak ada kenaikkan.

Pihaknya juga saat ini memakai pola dana talangan. Jamaah berangkat dahulu bayarnya sepulang dari umroh dan bisa dicicil.
Pihaknya kerjasama dengan Bank Mandiri Syariah. Diungkapkanya, untuk satu orang jamaah di Al Bilad Rp24,5 juta.

Baca: Mantan Waasops Paspamres Letkol CBA Benny M Tampubolon Pimpin Bekangdam II Sriwijaya

Baca: Beredar Foto Jack Ma Kecil, Ternyata Bukan Sang Miliarder-Ini Fakta Sebenarnya

Baca: Berita Asian Para Games-Jendi Pangabean Peraih 5 Emas ASEAN Para Games 2017 Siap Harumkan Indonesia

"Insyaallah tuk jadwal keberangkatan sudah terjadwal November, Desember 2018 dan Januari, Pebruari, Maret tahun 2019 dan sejauh ini tidak ada jamaah yang mengundurkan diri, "ungkapnya.

Diakui Tubagus, melemahnya rupiah akan berimbas kepada keuangan jamaah yang akan berangkat.

Pasalnya, diluar ongkos jamaah akan melakukan transaksi beli untuk kepentingan pribadi.

"Kepada jamaah juga kita utamakan fasilitas dan pelayanan terbaik untuk para custemer,"tuturnya.

Baca: Ingin Kerja di BUMN? Buruan PT Pegadaian (Persero) Lagi Bulan Lowongan, Cek Syaratnya di Sini

Baca: Berita Politik Terkini, Partai Bermain Dua Kaki di Pilpres 2019, Ini Alasannya

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Lahat, Drs H Rusidi Djafar MM melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Drs H Muh Gandhil Sakni MM, mengatakan untuk calon jemaah haji (JCH) 2019, bersabar melakukan pelunasannya, sembari menunggu keputusan dari pusat.

“Kepada para JCH 2019, agar bersabar dan menunggu keputusan dari pusat, besarannya, apakah mengalami kenaikan atau tidak,” jelas H Gandhil, menambahkan jumlah JCH tahun depan mencapai 227 orang. Namun, hal tersebut masih bisa bertambah. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help