Berita Lahat

Frustasi Penyakit yang Diderita Tak Kunjung Sembuh, Warga Kikim Lahat ini Nekat Bunuh Diri

Tak tahan dan frustasi dengan penyakit yang diderita Waris (70) warga Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Tengah diduga nekat mengakhiri hidup.

Frustasi Penyakit yang Diderita Tak Kunjung Sembuh, Warga Kikim Lahat ini Nekat Bunuh Diri
Sriwijaya Post/ Ehdi
- Tak tahan dan frustasi dengan penyakit yang diderita Waris (70) warga Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Tengah diduga nekat mengakhiri hidup. Peristiwa yang sempat membuat warga setempat gempar ini terjadi, Minggu (9/9). Warga sendiri menyayangkan kejadi tersebut bahkan tak menyangka bisa senekat itu. 

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Tak tahan dan frustasi dengan penyakit yang diderita Waris (70) warga Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Tengah diduga nekat mengakhiri hidup.

Peristiwa yang sempat membuat warga setempat gempar ini terjadi, Minggu (9/9).

Warga sendiri menyayangkan kejadi tersebut bahkan tak menyangka bisa senekat itu.

Kapolres Lahat, AKBP Robby Karya Adi SIK melalui Kapolsek Kikim Tengah AKP BL. Telaumbanua mengungkapkan Wari diduga nekat akhiri hidup lantaran tak kuat dengan penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.

Korban sendiri menghabisi nyawanya di dalam kamar mandi dengan cara menikamkan senjata tajam ke perutnya sendiri.

"Korban ini diduga frustasi dengan penyakit diderita hingga nekat bunuh diri, "terangnya, Senin (10/9).

Lebih lanjut dikatakannya, Korban pertama kali ditemukan Nursinan (38) anak kandungnya sendiri.

Saat ditemukan korban telah besimbah darah kemudian anaknya langsung berteriak minta tolong.

Teriakan anak korban, memancing warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju sumber suara.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi langsung menuju TKP dan melakukan olah TKP serta mencari bukti bukti dan meminta keterangan saksi saksi.

Atas kejadian tersebut sendiri, pihak keluarga sendiri, sudah mengikhlaskan kepergian korban. Korban sendiri dikebumikan selesai Magrib, kemarin.

"Yang pertama kali menemukan korban sekaligus saksi adalah anak kandung sendiri, korban mengalami luka tusuk diperut hingga kehabisan darah dan meninggal di tempat. Pemicunya untuk sementara diduga karena frustasi akibat sakit yang tak kunjung sembuh,"terangnya. Cr22

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved