Berita Palembang

OKP, Ormas dan Mahasiswa Palembang Dan Sumsel Tolak Kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet

OKP, Ormas dan Mahasiswa Palembang Dan Sumsel Tolak Kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet

OKP, Ormas dan Mahasiswa Palembang Dan Sumsel Tolak Kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet
ROCKY GERUNG 

OKP, Ormas dan Mahasiswa Palembang Dan Sumsel Tolak Kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rencana kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet yang akan menghadiri FGD Gerakan Selamatkan Indonesia di Palembang dan Lubuk Linggau pada 1 dan 2 September ditolak OKP dan Ormas yang ada di Palembang dan Sumsel.

Hal tersebut dikemukakan saat sejumlah OKP dan Ormas di Palembang dan Sumsel memberikan surat penolakan
rencana kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet yang akan menghadiri FGD Gerakan Selamatkan Indonesia di Palembang dan Lubuk Linggau pada 1 dan 2 September yang dinilai politis.

Eza Triandi dari perwakilan ormas mengatakan, kedatangan ke Polda Sumsel meminta dan menyerahkan surat ke polda untuk melarang kegiatan yang bersifat provokatip di Sumsel hal itu akan menganggu kondusifitas dan keamanan Sumsel.

Apalagi Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

”Kepada Saudara Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung agar mereka menegaskan dan paham jika mereka adalah orang intelelektual dan berpikir ketika mereka melakukan kegiatan dan menimbulkan hal negatip urungkan tapi jika bersifat positip silahkan malah Sumsel siap mengamankan, ” katanya.

Selain itu jika kegiatan itu provokatip, pihaknya siap menjadi garda terdepan menghalau hal tersebut demi tercipta kondusivitas di Sumsel.

Sedangkan Heri Suyanto Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Pancasila menegaskan pihaknya meminta Polda Sumsel agar tidak memberikan izin kegiatan Gerakan 2019 ganti Presiden di Palembang dan Lubuk Linggau.

” Sumsel dalam tahapan Asian Games yang sudah kondusif dan tertata dengan baik, hal ini jangan di cederai dengan hal bersifat politik karena kegiatan politik ada tempat dan waktunya, ” katanya.

Pihaknya tidak membatasi seseorang untuk menyampaikan aspirasi namun sekarang ada hal yang lebih penting yang ada dijaga bersama yaitu stabilitas kantibmas di Sumsel.

Apalagi Sumsel menurutnya, sudah tiga tahun mempersiapkan Asian Games namun diakhir Asian Games 2018 ada kegiatan atau hal-hal yany tidak ada kaitan dengan Asian Games di kota Palembang.” Selama perhelatan Asian Games ini jangan ada kegiatan bersifat politis, ” katanya.

Penulis: Siemen Martin
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help