Asian Games 2018

Sumbang Emas Bagi Indonesia di Asian Games 2018, Eko Yuli Ternyata anak Seorang Pengayuh Becak

Ayahnya bernama Saman, seorang pengayuh becak, sedangkan ibunya, Wastiah adalah seorang penjual sayur.

Sumbang Emas Bagi Indonesia di Asian Games 2018, Eko Yuli Ternyata anak Seorang Pengayuh Becak
NET

TRIBUNSUMSEL.COM - Indonesia kembali meraih emas dalam ajang Asian Games 2018.

Emas tambahan diperoleh oleh Eko Yuli Irawan dari cabang olahraga Angkat Besi dari kelas 62 kg.

Dengan raihan ini, membuat Eko Yuli berhasil meraih gelar seluruh kejuaran di ajang olahraga multi even dari cabor angkat besi.

Baik dari Sea Games, Olimpiade, dan medali emas Asian Games 2018 kali ini membuat prestasi Eko menjadi lengkap.

Baca: Eko Yuli Tambah Emas Indonesia di Asian Games dari Cabor Angkat Besi

Bukan hal yang mudah bagi Eko untuk memperoleh medali emas ini.

Dengan latihan yang keras ini, Eko sempat menderita tipes.

Dilansir dari wikipedia, Eko lahir di Lampung dan berasal dari keluarga yang kurang mampu.

Ayahnya bernama Saman, seorang pengayuh becak, sedangkan ibunya, Wastiah adalah seorang penjual sayur.

Baca: Demi Bisa Sama Tinggi dengan Ibu Mertua, Tasya Kamila Rela Lakukan Ini. Kocak Abis

Takdir Eko menjadi atlet angkat besi (lifter) berawal saat ia menyaksikan sekelompok orang berlatih angkat besi di sebuah klub di daerahnya sekitar tujuh tahun silam.

Lama kelamaan Eko makin tertarik. Pelatih klub tersebut akhirnya mengajak Eko ikut berlatih.

Baca: Ketua Kontingen Indonesia Safruddin Sebut Cabor di JSC Bakal Jadi Lumbung Emas Indonesia, Apa Saja?

Berbekal izin dari orangtuanya, Eko pun mulai mengakrabkan diri dengan barbel.

Eko mulai merintis prestasinya saat tampil sebagai lifter terbaik di Kejuaraan Dunia Yunior 2007, di mana saat itu ia meraih medali emas.

Sejak itu ia melanjutkan kariernya dengan gemilang.

Eko saat ini menetap di Kalimantan Timur dan sedang menanti kehadiran anak pertamanya

Baca: Lowongan Kerja PT Pelindo II 2018 Dibuka, Ini Persyaratan dan Posisi yang Dicari,Catat Baik-baik

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Slamet Teguh Rahayu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved