Gempa Lombok

Jemaah Haji asal Muara Enim di Arab Saudi Juga Menggalang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Kita merasa ikut terpanggil untuk membantu meringankan beban para korban gempa tersebut

Jemaah Haji asal Muara Enim di Arab Saudi Juga Menggalang Dana untuk Korban Gempa Lombok
Huffington Post
Pelaksanan Haji 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Jamaah Haji Asal Kabupaten Muaraenim lakukan penggalangan dana untuk korban bencana gempa di Lombok.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu Jamaah Haji asal Kabupaten Muaraenim sekaligus anggota DPRD Kabupaten Muaraenim,Faizal Anwar kepada Tribunsumsel.com,Senin,(13/8).

"Kita ikut prihatin atas apa yang menimpah saudara kita di Lombok, gempa tersebut untuk itu kita merasa ikut terpanggil untuk membantu meringankan beban para korban gempa tersebut," katanya.

Baca: Alex Noerdin Minta Petugas Keamanan Tegas tapi Tetap Tersenyum di Pesta Asian Games

Dijelaskan Faizal, untuk penggalangan dana tersebut saat ini masih dalam proses pengumpulan.

"Dan nanti jika sudah terkumpul akan kita kirimkan kepada para korban agar bisa di manfaatkan," jelasnya.

Selain itu Faizal juga mengatakan saat ini kondisi jamaah haji asal Muaraenim dalam keadaan sehat walafiat.

Baca: 3 Komisioner Panwaslu Prabumulih Kembali Terpilih, Ini Sosoknya

"Alhamdulilah jamaah haji asal Muaraenim dalam keadaan sehat,dan saat ini kami sedang melaksanakan ibadah umroh dan ibadah rutin lainnya," kata Faizal.

Dikatakan Faizal, rombongan jamaah haji asal Muaraenim juga siap melaksanakan Puncak pelaksanaan ibadah haji yang akan dimulai beberapa hari ke depan atau bertepatan dengan 9 Dzulhijjah untuk melakukan wukuf di padang Arofah.

"Puncak pelaksanaan ibadah haji sendiri dilakukan selama sekitar enam hari dari tanggal 8-13 Dzulhijah, dan meskipun kondisi suhu udara disini berkisar 53 derajat Celcius namun tidak menurunkan semangat kami untuk melaksanakan rukum islam yang kelima ini," ungkapnya.

Baca: Fahri Hamzah Menganggap Pimpinan PKS Lakukan Kesalahan Karena Majukan Salim Segaf

Dijelaskannya terkait jadwal pemulangan, direncakan bahwa ia dan rombongan akan terbang ke tanah air dalam dua gelombang.

" Gelombang pertama akan dilakukan pada 27 Agustus 2018 – 8 September 2018, dari Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, Arab Saudi, Kemudian, disusul gelombang II pada 9 September- 25 September 2018, dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah,"pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help