Pilpres 2019

Bernasib Sama Gagal Jadi Cawapres, Ini Beda Ucapan Minta Maaf Ala Mahfud MD - AHY

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menuliskan ucapan maaf dan terimakasihnya kepada masyarakat

Bernasib Sama Gagal Jadi Cawapres, Ini Beda Ucapan Minta Maaf Ala Mahfud MD - AHY
kolase/net
AHY dan Mahfud MD 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menuliskan ucapan maaf dan terimakasihnya kepada masyarakat yang memberikan simpatinya soal namanya yang tak terpilih sebagai cawapres Jokowi di Pilpres 2019.

Hal ini seperti yang TribunWow lansir dalam unggahannya di akun Instagram @mohmahfudmd, Jumat (10/8/2018).

Dalam unggahan tersebut, Mahfud MD memohon maaf dan berterimakasih kepada masyarakat Indonesia yang mengirimkan pesan, pertanyaan dan simpati kepadanya terkait keputusan Jokowi memilih KH Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

Ia menuliskan, ada ribuan WA, SMS, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya yang hanya bisa ia baca tanpa bisa menjawabnya satu persatu.

Menurutnya, keputusan Jokowi adalah realitas politik yang tidak terhindarkan.

Mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid ini kaget dengan keputusan tersebut, namun mengakui tidak merasa kecewa.

Mahfud MD merasa maklum dengan pilihan tersebut dan tak ingin Jokowi merasa bersalah.

Baginya, yang terpenting adalah NKRI, dan yang sudah diputuskan oleh Jokowi sudah sesuai dengan hak dan mekanisme konstitusional.

Hal itulah yang harus ditekankan untuk merawat NKRI.

"Saya minta maaf dan berterimakasih kepada masyarakat yang mengirim pesan/pertanyaan dan simpati kepada saya terkait keputusan Pak Jokowi memilih KH Makroef Amin sebagai cawapresnya. Ada ribuan WA, SMS, Twitter, IG dll. Saya minta maaf karena saya hanya bisa membaca tanpa bisa menjawab 1 persatu.

Keputusan Pak Jokowi itu adalah realitas politik yang tak terhindarkan. Meski kaget saya tidak kecewa. Saya sudah bertemu berdua dengan Pak Jokowi. Saya memaklumi pilihan itu sulit dihindarkan. Saya bilang, Pak Jokowi tak perlu merasa bersalah. Itu hak beliau utk memutuskan yg terbaik.

Halaman
123
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help