Asian Games 2018

Ronald Pegulat Sumsel di Asian Games 2018, Ternyata Sejak Kecil Suka Sepakbola

orangtuanya melarang karena setiap Ronald pulang bermain bola, pakaiannya selalu kotor

Ronald Pegulat Sumsel di Asian Games 2018, Ternyata Sejak Kecil Suka Sepakbola
Tribun Sumsel/ Weni Wahyuny
Ronald Lumban Toruan, Pegulat Sumsel di Asian Games 2018

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menjadi pegulat bukanlah keinginan Ronald Lumban Toruan sejak awal. Kepada tribunsumsel.com, Ronald bercerita bahwa saat ia kecil ia sangat menyukai sepakbola namun orangtuanya melarang karena setiap Ronald pulang bermain bola, pakaiannya selalu kotor.

“Orangtua marah, katanya kenapa kotor-kotor terus setiap main bola, dari situ saya dilarang lain bola,” katanya, Kamis (26/7/2018).

Sejak itu, lanjut Ronald dia mencari cabang olahraga yang bersih dan akhirnya kenal dengan gulat yang dikenalkan oleh temannya saat dibangku SMP kelas 1.

Baca: Rumah-rumah di Pinggiran Sungai Mesat Lubuklinggau Ambles. Warga Minta DIbangun Talud

“Waktu itu pelatih gulatnya masih paman saya,” jelas Ronald.

Pria kelahiran KA. Tungkal 21 September 1990 itu mengaku orangtuanya itu lucu. Bukan sepakbola malah suruh anaknya bergulat. Walau diawalnya sempat khawatir karena takut ada apa-apa.

“Tapi lama-lama suportnya luar biasa,” jelas Ronald yang juga pelatih Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini.

Ronald merupakan salah satu atlet asal Sumsel yang akan berjuang di Cabor gulat pada Asian Games ke XVIII di Jakarta dan Palembang 18 Agustus-2 September mendatang. Ia mengaku persiapan sudah dilakukan dengan baik hingga saat ini.

“Kalau ditanya target, saya tidak bisa jawab karena ini ajang pertama saya di kejuaraan internasional,” terang Ronald yang akan turun pada free Style 97 kg ini.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help