Berita Lubuklinggau

H-2 Jelang Lebaran, Aktivitas Pasar di Lubuklinggau Meningkat Waspada Uang Palsu

Menjelang lebaran Idul Fitri 1439 H aktivitas di pasar-pasar tradisional Kota Lubuklinggau

H-2 Jelang Lebaran, Aktivitas Pasar di Lubuklinggau Meningkat Waspada Uang Palsu
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
H-2 Jelang Lebaran, Aktivitas Pasar di Lubuklinggau Meningkat Waspada Uang Palsu 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Menjelang lebaran Idul Fitri 1439 H aktivitas di pasar-pasar tradisional Kota Lubuklinggau meningkat dua kali lipat dari pada biasanya.

Meningkatnya daya beli masyarakat kerap dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab mengedarkan uang palsu (Upal).

Baca: H-1 Lebaran, Yati Borong 10 Kilogram Ikan Giling Untuk Buat Pempek

Kasatreskrim Mapolres Lubuklinggau, AKP Wahyu Manduraksa meminta masyarakat selalu waspada dalam berbelanja,

jangan sampai menjadi korban oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

Baca: Biasa Digunakan Untuk Tambal Ban, Api Kompor Ludeskan Bengkel di Jalan Bari Raya Sako

"Kita ingatkan kepada pedagang atau pembeli mengecek uang yang digunakan saat bertransaksi dengan cara yang dianjurkan pemerintah selama ini," kata Wahyu, Rabu (13/6/2018).

Wahyu pun meminta apabila menemukan orang yang sengaja bertransaksi menggunakan Upal agar segera melaporkan kepada Polres Lubuklinggau.

Baca: 10 Perempuan Cantik yang Pernah Dekat dengan Ariel Noah, Syahrini Pun Disebut Kena Getahnya

"Supaya pelaku cepat kita tangkap. Kalau memang ada silahkan melapor melalui call center, sehingga tim reaksi cepat segera turun menangkap pelaku," ungkap Wahyu.

Wahyu juga meminta masyarakat ketika datang ke pasar tidak menggunakan perhiasaan mencolok supaya tidak mengundang pelaku kejahatan.

"Jangan menggunakan perhiasan mencolok dalam pasar, termasuk juga saat berkendara harus berhati-hati, jangan mengundang pelaku kejahatan," ujarnya.

Baca: Live Streaming Sidang Itsbat dan Pengumuman Hari Raya Idul Fitri 2018 di Kompas TV Kamis (14/6/2018)

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help