Berita Pagaralam

Masih Sering Hembuskan Gas Berbahaya, Status Gunung Dempo Berada Dilevel Waspada

Sudah hampir satu tahun ini kondisi Gunung Api Dempo (GAD) masih berada dilevel II atau Waspada.

Masih Sering Hembuskan Gas Berbahaya, Status Gunung Dempo Berada Dilevel Waspada
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Masih Sering Hembuskan Gas Berbahaya, Status Gunung Dempo Berada Dilevel Waspada 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Sudah hampir satu tahun ini kondisi Gunung Api Dempo (GAD) masih berada dilevel II atau waspada.

Hal ini membuat GAD masih dinilai membahayakan untuk didaki oleh wisatawan.

Bahkan sampai saat ini berdasarkan data dari kantor Pos Pemantau GAD bahwa GAD masih saja seriny menghembuskan gas berbahaya sewaktu-waktu.

Baca: Terungkap, Ternyata Ayu Ting dan Via Vallen Sudah Saling Kenal Sebelum Terkenal, Foto ini Buktinya

Bahkan berdasarkan alat Siesmograf aktivitas GAD masih fluktuatif atau naik turun.

Saat ini aktivitas kegempaan GAD mengalami penurunan sejak beberapa minggu ini.

Namun kondisi kekinian GAD saat ini masih berstatus Level II atau waspada.

Baca: Jadi Mualaf Pasca Nikahi Hilda Vitria, Kriss Hatta Ceritakan Soal Hidayah Masuk Islam,Subhanallah!

Hal ini masih berpotensi membahayakan bagi aktivitas pendakian ke puncak Gunung Dempo.

Petugas Pos pemantauan GAD Kota Pagaralam, Mulyadi didampingi Megian Nugraha mengatakan, sampai saat ini GAD masih sering mengeluarkan gas berbahaya melalui hembusan dari kawah metapi Dempo.

"Ditakutkan kawah Dempo sewaktu-waktu dapat mengeluarkan gas berbahaya. Jadi GAD masih sangat berbahaya untuk didekati kurang dari radius 3 kilometer," jelasnya, Rabu (23/5/2018).

Baca: Hina Warga Manokwari Papua, Hukuman Berat ini Menanti Lucinta Luna, Tragis

Bahkan sampai saat ini meskipun aktivitas kegempaan menurun, namun status GAD masih dilevel II atau waspada sejak tahun lalu.

"Jadi kami tetap memberitahukan bahwa kawasan radius sejauh 3 kilometer dari bibir kawah merapi masih merupakan zona bahaya letusan. Untuk itu kawasan itu harus steril dari berbagai aktivitas pendakian," tegasnya.

Baca: Punya Wajah Super Cantik, Model Ini Dikira Masih Remaja, Tapi Saat Usianya Terungkap Bikin Syok

Kondisi GAD tidak bisa diprediksi, pasalnya fenomena alam terjadi dapat secara tiba-tiba.

Petugas hanya bisa meminimalisir dampaknya melalui tanda- tanda alam dengan menggunakan pemantauan kegempaan alat Seismograf.

Baca: Gunung Merapi Meletus, 6 Desa Ini Diguyur Hujan Abu Masyarakat Diminta Waspada

"Kita tidak bisa memprediksi kemungkinan apa yang terjadi terhadap Gunung Api Dempo, apakah levelnya kembali naik,

maupun mengalami penurunan. Namun kita akan terus memantau aktivitas GAD setiap hari," katanya. (sripoku.com/Wawan Septiawan)

Baca: Takut Dihakimi Massa, Pencuri di Lubuklinggau Ini Sembunyi Dalam Sumur

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved