Berita Palembang

Akomodir Keinginan Warga, Pemkot Palembang Ajukan Tukar Guling Tegal Binangun dengan Talang Buluh

Pemerintah kota (Pemkot) Palembang terus mengkaji perluasan wilayah dan tapal batas kota Palembang.

Tribunsumsel.com/Abriansyah Liberto
Aksi demo warga Tegal Binangun di depan Kantor Gubernur Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah kota (Pemkot) Palembang terus mengkaji perluasan wilayah dan tapal batas kota Palembang.

Bahkan, untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkot Palembang telah mengajukan tukar guling wilayah khususnya dengan Kabupaten Banyuasin.

Pemkot Palembang, ingin menukar wilayah Talang Buluh yang berada di kawasan Palembang dengan kawasan Tegal Binangun yang berada di kawasan Kabupaten Banyuasin.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sulaiman Amin menerangkan, tawaran ini diajukan karena warga Tegal Binangun yang sejatinya berada di kawasan Banyuasin ingin menjadi warga Palembang.

Sementara warga Talang Buluh yang berada di kawasan Palembang ingin menjadi warga Banyuasin.

"Atas dasar itulah, Pemkot Palembang telah mengusulkan ke Pemprov untuk melakukan pertukaran dua wilayah," ujar Sulaiman saat dibincangi Tribunsumsel.

Sulaiman juga menerangkan, saat ini warga Tegal Binangun secara administrasi banyak mengajukan pengurusannya di kota Palembang, dan sebaliknya, warga Talang Buluh, banyak warganya yang membuat administrasi kependudukan di wilayah Banyuasin.

"Memang seperti itu sekarang ini, makanya kita ajukan," jelasnya.

Sulaiman menjelaskan, untuk luas wilayah, kawasan Talang Buluh jauh lebih besar ketimbang Tegal Binangun.

Namun Sulaiman mengaku, tidak mempermasalahkan hal tersebut, demi mengakomodir keinginan masyarakat.

"Ini juga keinginan masyarakat.‎ Apalah arti pemerintahan kalau warga tidak mendukung," katanya.
Sebelumnya, Pemkot Palembang memang sudah mengajukan perluasan wilayah kota Palembang.

Namun, hingga saat ini rencana perluasan wilayah masih dalam proses.

Ada tiga wilayah yang bersinggungan langsung dengan batas wilayah kota Palembang yakni Kabupaten Muaraenim, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Ilir.

"Memang tidak gampang, prosesnya masih panjang," jelasnya. (str)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved