TribunSumsel/

Bukan Jokowi atau Prabowo, Pria ini Sudah Pasang Baliho Bertuliskan Calon Presiden 2019

Jelang pemilihan presiden (pilpres) 2019, mulai bermunculan figur-figur calon presiden-calon wakil presiden.

Bukan Jokowi atau Prabowo, Pria ini Sudah Pasang Baliho Bertuliskan Calon Presiden 2019
TRIBUNNEWS / DANY PERMANA
Presiden Republik Indonesia terpilih Joko Widodo mengunjungi Ketua Umum Partai Gerindra yang juga mantan pesaingnya dalam Pilpres lalu, Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). Dalam pertemuan tersebut Jokowi bersilaturahmi dan mengundang Prabowo untuk menghadiri pelantikan Presiden Seni 20 Oktober mendatang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA- Jelang pemilihan presiden (pilpres) 2019, mulai bermunculan figur-figur calon presiden-calon wakil presiden.

Diantaranya ada yang memasang baliho di pinggir jalan.

Belakangan, muncul figur pria di sebuah baliho, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018) pagi. Tepatnya, di sisi jalan dari arah Ragunan menuju Kuningan.

Baca: Dinikahi Seorang Duda Mualaf, Begini Curhatan Sulis Cinta Rasul Soal Anak Tirinya

Baliho memperlihatkan foto seorang pria berjas hitam lengkap dengan peci. Di foto berlatar belakang merah putih, terdapat tulisan Sam Aliano yang merepresentasikan nama dari figur itu.

Tetapi, tidak ada tulisan partai politik yang mengusung. Di bawah nama figur, tertulis "Calon Presiden 2019" berikut beberapa tagline sekaligus visi misi.

Pesan itu disinyalir sebagai janji kampanye jika terpilih sebagai Presiden.

baliho capres
baliho capres ()

Selain di Jalan Warung Jati Barat, baliho serupa juga terdapat di persimpangan Patung Dirgantara alias Tugu Pancoran dan simpang tiga Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Baca: Gaji Pemain SFC Telat Dibayarkan, Beredar Kabar Pemain SFC Mogok Main

Mengenai pemasangan baliho tersebut, Komisioner KPU RI, Viryan, mengatakan penampilan figur Sam Aliano yang dipasang di baliho hanya sebatas mengklaim sebagai calon presiden.

"Apakah partai sudah mendaftarkan calon presiden? Maka pertanyaannya apakah sudah ada calon presiden atau wakil presiden," tutur Viryan, ditemui di kantor KPU RI, Selasa (17/4/2018).

Dia menyerahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindaklanjuti temuan itu. Sebab, dia menilai, baliho itu belum masuk dalam kaitan dengan alat peraga kampanye karena calon presiden-wakil presiden belum ada.

Baca: Heboh Foto Dikira Fenomena Batu Mengambang di Udara, Fakta Aslinya Bikin Syok !

"Itu pemda, terkait regulasi di pemda pemasangan reklame. Tidak ada pengaturan untuk itu. Itu lebih yang tepat terkait pengaturan di dinas pemda provinsi DKI. Kalau terkait partai itu masuk kampanye pemilu," katanya.

Editor: M. Syah Beni
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help