Berita Prabumulih

Tetap Naikkan Tunjangan ASN, PJS Walikota Prabumulih: Saya Masuk Seperti Jailangkung

Meski berpolemik dan banyak tidak setuju rencana kenaikan tunjangan kinerja daerah (TKD) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Prabumulih.

Tetap Naikkan Tunjangan ASN, PJS Walikota Prabumulih: Saya Masuk Seperti Jailangkung
Istimewa
Pjs Walikota Prabumulih Richard Chahyadi Ap MSi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Meski berpolemik dan banyak tidak setuju rencana kenaikan tunjangan kinerja daerah (TKD) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Prabumulih.

Namun Pjs Walikota Prabumulih Richard Cahyadi Ap MSi bersikukuh akan mempertahankan rencananya.

Di tengah kondisi keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Prabumulih sedang defisit.

Richard bahkan mengisyaratkan akan menunda pembayaran utang proyek ke pihak ketiga atau pemborong yang telah mengerjakan sejumlah pembangunan pada 2017 lalu.

"Yang penting ASN dapat tunjangan, jika perlu utang (ke pihak ketiga, red) tidak usah dibayar dulu," ungkap Richard Cahyadi ketika diwawancarai sejumlah wartawan usai menghadiri acara dengan Kepala SMA/SMK di SMA Negeri 2 Prabumulih.

Pria yang pernah jadi Pjs Bupati Kabupaten OKU Timur itu menuturkan.

Dirinya selaku pejabat sementara walikota Prabumulih layaknya diperlakukan seperti jailangkung, datang tak dijemput dan pulang tak diantar.

"Saya masuk seperti jailangkung, sampai hari ini pun saya tidak pakai BG 1, tidak tahu kemana BG 1 itu."

"Tapi soal mobil dinas tanya ke Sekda, kalau Sekda tidak berani lain persoalan," katanya.

Richard mengatakan, dirinya sudah mengetahui jika hutang Pemkot Prabumulih ke pihak ketiga sekitar Rp 48 miliar.

Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help