Berita Palembang
Cuma Gara-gara Meteran PDAM, Dua Tetangga Adu Pukul Sampai Jadi Begini
Yumina mengaku telah dianiaya oleh tetangganya sendiri hingga mengakibatkan luka lebam di wajah.
Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Yumina (51), warga Lorong Hamidin RT Kelurahan Tangga Takat Kecamatan SU II, melapor ke pengaduan Polresta Palembang, Sabtu (10/3/2018).
Yumina mengaku telah dianiaya oleh tetangganya sendiri hingga mengakibatkan luka lebam di wajah.
Di hadapan petugas kepolisian yang memeriksanya, Yumina mengatakan peristiwa yang dialaminya terjadi pada Selasa (6/3/2018) sekitar pukul 15.30, di depan rumahnya sendiri.
Ketika itu ia dan tetangganya, J (35), terlibat pertengkaran mulut masalah air PDAM karena meteran air PDAM berada di dekat rumah terlapor.
Baca: Tak Kuasa Menahan Tenaga Sang Pacar, Gadis Ini Pasrah Dicabuli di Kamar Kos
"Awalnya ya itu tadi pak, bertengkar mulut. Tapi setelah itu dia langsung memukul wajah saya sebanyak satu kali dengan tangan kosong," ungkap korban.
Tak hanya memukul wajahnya, lanjut wanita kelahiran Musi Banyuasin ini, J juga mendorong dirinya ke arah dinding kaca sehingga kaca tersebut pecah.
"Saya terjatuh pak. Sudah itu dia mau memukul saya lagi. Beruntung ada tetangga lain yang melerai. Saya berharap dia ditangkap pak," katanya.
Baca: Konflik Hanura - Digugat Rp 1,8 M, Mularis Siap Gugat Balik Hanya Sebesar Ini
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas Iptu Samsul, membenarkan telah diterimanya laporan korban dugaan tindak pidana penganiayaan.
"Laporan korban sudah dalam penyelidikan unit Reskrim Polresta Palembang," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Mengaku Dipukul Tetangga, Warga Tangga Takat Palembang Ini Lapor Polisi