Berita Palembang

Dinas Perdagangan Temukan Barang Non SNI Beredar Di Palembang

Berbagai jenis barang mulai dari elektronik, pertanian, pangan hingga pakaian dalam yang tidak memenuhi SNI

Dinas Perdagangan Temukan Barang Non SNI Beredar Di Palembang
TRIBUNSUMSEL.COM, LINDA TRISNAWATI
Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Wahyu Hidayat 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Berbagai jenis barang mulai dari elektronik, pertanian, pangan hingga pakaian dalam yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) masih banyak ditemukan oleh Tim Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, yang bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (9/3/2018).

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Wahyu Hidayat mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan di sejumlah toko di Kota Palembang, ternyata sejumlah barang-barang yang dibeli tersebut masih tak memenuhi SNI.

"Di Palembang masih ada ditemukan barang-barang yang tak memenuhi SNI. Barang itu mulai elektronik hingga pakaian dalam tak berlabel," ujar Wahyu

Ia menjelaskan, barang-barang tersebut diantaranya seperti sabuk pengaman tidak SNI yang di jual di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang. Kemudian juga menemukan produk besi tulang beton hingga seng.

Lebih lanjut ia mengatakan, tim yang terjun di lapangan juga menemukan produk elektronik seperti kipas angin, setrika, DVD, dispenser, printer dan sebagainya. Sebagian produk yang dibeli oleh tim, ada yang memenuhi dan ada yang tak memenuhi SNI.

"Misal seperti printer, hanya kurang lengkap karena tak dilengkapi dengan buku petunjuk penggunaan. Untuk produk-produk elektronik lainnya secara kasat mata barang itu dari Cina," ungkapnya

Dari temuan produk tanpa SNI ini, masing-masing produk diambil sampelnya untuk dilakukan uji laboratorium. Tujuannya untuk mengetahui apakah produk tersebut aman digunakan?? baik untuk keselamatan dan kesehatan pengguna.

"Ini Kita ambil sampelnya dulu dan semua akan kita bawa untuk dilakukan uji laboratorium," katanya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help