Berita Pagaralam

BPBD dan SAR Pagaralam Waspadai Bencana, BMKG: Maret Sumsel Akan Dilanda Cuaca Ekstrem

Salah satu daerah yang paling rawan bencana yaiti Kota Pagaralam. Mulai dari bencana Tanah Longsor, Banjir Bandang dan Puting Beluing

BPBD dan SAR Pagaralam Waspadai Bencana, BMKG: Maret Sumsel Akan Dilanda Cuaca Ekstrem
Wawan Sripoku
TITIK RAWAN LONGSOR : Kawasan Lematang Indah yang menjadi salah satu titik paling rawan longsor di Kota Pagaralam. Tampak petugas sedang membersihkan longsor beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geifisika (BMKG) menetapkan bahwa pada Maret mendatang cuaca diseluruh wilayah yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan dilanda cuaca ekstrem. Untuk itu BMKG mengingatkan setiap daerah rawan bencana untuk waspada.

Salah satu daerah yang paling rawan bencana yaiti Kota Pagaralam. Mulai dari bencana Tanah Longsor, Banjir Bandang dan Puting Beluing. Untuk itu semua pihak baik dari BPBD dan Pos SAR Kota Pagaralam telah melakukan langkah antisipasi bancana terjadi di Kota Pagaralam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sripoku.com, Rabu (28/2/2018) menyebutkan, BPBD Kota Pagaralam memetakan Kecamatan Dempo Selatan menjadi zona kawasan potensi rawan bencana, mulai dari longsor, puting beliung, banjir bandang hingga kebakaran lahan maupun hutan, dibanding kecamatan lainnnya di wilayah Kota Pagaralam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Herawadi memalui Kabid Penagnggulan Bencana, Abral mengatakan, berdasarkan data yang ada, kawasan Kecamatan Dempo Selatan merupakan daerah yang paling sering dilanda bencana alam, baik saat musim kemarau berkepanjangan maupun memasuki musim penghujan seperti saat ini.

"Kita sudah mendapatkan informasi jika pada Maret mendatang Pagaralam juga akan dilanda cuaca ekstrem untuk itu kita sudah memetakan kawasan paling rawan bencana," katanya.

Kecamatan Dempo Selatan memang kondisi geografisnya memiliki banyak lereng terjal yang labil atau kontur tanahnya miring, dikelilingi perbukitan serta terdapat daerah aliran sungai besar.

"Kita imbau kepada semua warga baik itu yang tinggal ditepi sungai maupun di sekitar kawasan persawahan untuk lebih waspada. Pasalnya saat ini curah hujan sangat tinggi yang bisa menyebabkan longsor dan banjir bandang," ujarnya, kepada Sripoku.com.

Menurutnya potensi bencana seperti banjir bandang, tanah longsor pun bencana puting beliung hingga letusan gunung, kebakaran dan lainnya perlu diinventarisir atau dipetakan.

"Hal agar jika sewaktu-waktu bencana menimpa, paling tidak bisa menangani korban secara cepat dan tepat dalam upaya meminimalisir dampak yang mungkin ditimbulkan, baik harta maupun nyawa," katanya.

Sementara Kepala Pos SAR Kota Pagaralam, Iwan Saputra mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan semua tim jika memang terjadi bencana. Bahkan Pos SAR Pagaralam saat ini terus melakukan pelatihan sejumlah relawan yang bisa ikut jika harus mengatasi bencana.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved