Berita Prabumulih

Plafon Sky Bridge dan Seng Pembatas PTM Prabumulih Rusak Parah Diterjang Angin

Hujan deras disertai angin kencang dari sore hingga malam pergantian tahun baru, membuat plafon sky bridge penghubung Pasar Tradisional Modern

Plafon Sky Bridge dan Seng Pembatas PTM Prabumulih Rusak Parah Diterjang Angin
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Plafon sky bridge penghubung PTM 1 dan PTM 2 serta seng pembatas bangunan yang rusak akibat diterjang angin. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Hujan deras disertai angin kencang dari sore hingga malam pergantian tahun baru, membuat plafon sky bridge penghubung Pasar Tradisional Modern (PTM) 1 dan 2 runtuh, pada Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 20.00.

Tidak hanya plafon sky bridge, akibat angin kencang tersebut juga membuat pagar seng pelindung pembangunan gedung PTM 2 berserakan dan rusak parah.

Beruntung, plafon yang runtuh dan seng yang diterbsngkan angin tersebut tidak mengenai pengendara yang lewat, sehingga tidak menimbulkan korban.

Pantauan Tribunsumsel.com di lokasi, seng dan serpihan plafon yang rusak sendiri telah dibersihkan oleh warga bersama petugas pemerintahan.

"Kejadiannya sekitar pukul 20.00, saat itu hujan deras lalu tiba-tiba angin kencang dan merobohkan seng pelindung pembangunan PTM serta plafon jembatan jatuh," ungkap Antoni SP, satu diantara warga yang melihat kejadian ketika diwawancarai wartawan, Senin (1/1/2018).

Menurut Antoni, saat kejadian berlangsung angin tampak menggulung seng lalu menghempaskan ke tanah, untungnya tidak ada pengendara yang melintas. "Untungnya saat kejadian tidak ada kendaraan melintas sehingga tidak ada korban," katanya.

Sementara, Yanto (54) yang merupakan penjaga keamanan‎ di PTM 2 membenarkan plafon dan seng pembatas pembangunan gedung rusak karena angin kencang.

"Kejadiannya tiba-tiba, ketika hujan deras campur petir dan secara tiba-tiba terdengar suara keras dari seng yang tertiup angin kencang," katanya.

Yanto menuturkan, kuatnya angin yang menerjang plafon dan seng membuat serpihan tertiup hingga sejauh sekitar 200 meter.

"Kejadian seperti ini sudah sering, dulu saat pembangunan gedung PTM 1 juga sempat terjadi kerusakan akibat diterjang angin. Kemarin saya sudah sampaikan kepada Kepala Pasar, supaya semua pagar-pagar ini tapi belum dilakukan," katanya seraya mengatakan peristiwa itu telah disampaikan kepada kepala UPTD Pasar Prabumulih.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help