Hati-hati Meminjamkan Motor pada Orang Tak Dikenal Jika Tidak Ingin Mengalami Nasib Seperti Pria Ini

Lalu, Rifai dan temannya pergi meninggalkan Dia di kawasan tersebut, dengan alasan ingin bertemu dengan bos dari teman Rifai tersebut.

Hati-hati Meminjamkan Motor pada Orang Tak Dikenal Jika Tidak Ingin Mengalami Nasib Seperti Pria Ini
TRIBUNSUMSEL.COM/YOHANES TRI NUGROHO
ilustri pencurian motor 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Achmad Furdiansyah (28), warga Perumahan Komplek Bougenville Kecamatan Alang-Alang Lebar ini, tampak lesu ketika datang ke Polresta Palembang.

Pemuda yang menggunakan kemeja berwarna putih ini, datang untuk membuat laporan atas motornya yang dibawa kabur oleh orang yang tak dikenal.

Dihadapan petugas Achmad menceritakan, peristiwa tersebut bermula ketika ia menyuruh adiknya yang bernama M Dia Iskandar untuk membelikan air mineral di warung yang tak jauh dari kediamannya.

Namun ditengah perjalanan, Dia bertemu dengan tetangganya Ahmad Rifai Lubis (27).

Saat itu, Rifai hendak meminta antar ke kawasan Jalan Bambang Utoyo Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Senin (2/10/2017).

Achmad Furdiansyah (kiri) hanya tertunduk saat membuat laporan motornya dilarikan orang tidak dikenal di SPKT Polresta Palembang
Achmad Furdiansyah (kiri) hanya tertunduk saat membuat laporan motornya dilarikan orang tidak dikenal di SPKT Polresta Palembang (Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu)

"Adik saya ini kemarin sudah menolak, tapi Rifai ini memaksan dan meminta tolong. Jadi adik saya nurut," katanya saat memberikan keterangan di SPKT Polresta Palembang, Selasa (3/10/2017).

Achmad menambahkan, sesampainya di lokasi, ternyata Rifai ini bertemu dengan temannya yang tak dikenal oleh Dia.

Lalu, Rifai dan temannya pergi meninggalkan Dia di kawasan tersebut, dengan alasan ingin bertemu dengan bos dari teman Rifai tersebut.

Sementara Dia ditinggal dengan membawa botol minuman pesanan Achmad.

Ditunggu beberapa lama, ternyata motor tersebut tak kunjung dikembalikan.

Atas peristiwa itu, Achmad harus mengalami kerugian berupa satu unit Sepeda Motor Honda bernopol BG 5733 ABL.

"Rifainya ada, ketemu kami. Katanya motor itu dibawa temannya, dan dia ditinggal. Saya suruh tanggung jawab dia tidak mau. Saya pikir, mereka ini sekongkol," keluhnya.

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved