Jumat, 3 Juli 2015

Sertu Santoso Tinggalkan Istri yang Mengandung Enam Bulan

Sabtu, 23 Maret 2013 21:40

Sertu Santoso Tinggalkan Istri yang Mengandung Enam Bulan
REPRO/TRIBUNSUMSEL.COM/KHARISMA
Foto semasa hidup Sertu Santoso, anggota Kopassus Grup II Surakarta yang tewas dianiaya empat pelaku di Cafe Hugos, Selasa (19/3/2013).

Menurut Indria, Suaminya merupakan sosok yang ramah, baik dan murah senyum di mata keluarga dan teman-temannya. "Suami saya orangnya penuh senyum, senang bercanda dan tidak pernah marah," ujar Indria saat ditemui di kediamannya di Desa Karang Agung, kecamatan Abab, usai memakamkan suaminya, Rabu (20/3/2013).

Menurut Indria, ia tidak mempunyai firasat saat suaminya akan meninggal. Hanya saja selama sebulan ini dirinya selalu menangis ketika mendengarkan suara suaminya ketika menelepon dirinya. "Tidak ada firasat sama sekali ketika suami saya akan meninggal. Akan tetapi selama sebulan ini saya terus menangis ketika mendengar suaranya ketika ia menelepon," tuturnya.

Indria menuturkan bahwa pesan terakhir suaminya adalah untuk menyisipkan namanya untuk anak mereka yang akan lahir sebentar lagi. "Pesan terakhir dirinya sebelum meninggal adalah untuk menyisipkan namanya untuk anak kita," ungkap wanita yang sedang hamil enam bulan ini.

Selain itu, Santoso juga pernah mengungkapkan keinginannya untuk dapat membangunkan rumah dan mengurus ibunya Hj Amisah (75). Santoso juga ingin mengajak ibunya untuk tinggal bersama di Solo agar bisa dirawat. "Paling tidak dia pernah serumahlah dengan Mak, karena selama ini berjauhan," jelasnya.

Saat suaminya pulang pada tanggal 5 Maret, ia pernah berpesan untuk tidak mencuci kaus dalamnya. Karena jika Indria kangen kepada dirinya, bisa mencium kaus tersebut. "Sampai sekarang kaus tersebut masih belum saya cuci, karena bisa untuk melepaskan kerinduan terhadap suami saya," ungkapnya.

Selama sembilan bulan menikah, lanjut Indria, dirinya merasa sangat bahagia bersama Santoso, meskipun harus berjauhan dengan suaminya karena bertugas di Solo. "Biasanya saya yang ke tempat suami di Solo," tuturnya.

Jika dirinya ke Solo, mengunjungi suaminya, Indria mengatakan bahwa mereka selalu mesra. Seperti makan selalu sepiring berdua dan suaminya sering masak untuk mereka berdua. "Malah lebih sering suami saya yang masak daripada dirinya. Apalagi jika saya malas minum susu dia selalu membuatkan susu untuk saya," paparnya.

Halaman12
Penulis: Kharisma Tri Saputra
Editor: Yohanes Iswahyudi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas