TAG
AirAsia QZ8501
-
Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko, menolak menanggapi keluhan keluarga korban QZ8501 tentang hasil investigasi
Senin, 28 Desember 2015
-
Menurut Jonan angka itu untuk biaya keseluruhan semua instansi yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi dalam kecelakaan tersebut.
Selasa, 21 April 2015
-
sangat mengapresiasi semangat warga dalam membantu proses mulai dari awal hingga akhir evakuasi pesawat AirAsia QZ8501
Kamis, 16 April 2015
-
Selain akan melakukan berbagai pemasangan iklan, AirAsia juga akan menambah rute penerbangan baru ke berbagai negara
Selasa, 24 Maret 2015
-
Meski begitu kata dia, Air Asia akan berusaha menjembatani kebutuhan keluarga korban agar tetap bisa mengajukan klaim meski ketersediaan dokumen tak
Selasa, 24 Maret 2015
-
"Besok juga ada pemuka agama yang akan memimpin doa. Tabur bunga ini sebagai penutupan perjalanan panjang AirAsia," tutur Audrey.
Sabtu, 21 Maret 2015
-
"Kami sudah rencanakan khusus untuk dua nelayan itu. Kami akan lakukan acara di Pangkalan Bun dengan masyarakat setempat,"
Selasa, 24 Februari 2015
-
Sayap pesawat ditemukan Damris (52), nelayan Desa Ulidang, Kecamatan Tammeroddo Majene, saat dia memancing ikan sekitar 100 meter dari bibir pantai
Selasa, 10 Februari 2015
-
menerima uang muka pembayaran klaim dan manfaat asuransi.
Jumat, 6 Februari 2015
-
Badan dan jendela pesawat sepanjang lebih dari satu meter ini diduga terseret gelombang hingga ke perairan Kecamatan Bambanglamotu.
Selasa, 3 Februari 2015
-
Nelayan menemukan korban sekitar pukul 11.30 Wita. Kondisi potongan tubuh yang ditemukan, tanpa kepala, tanpa tangan, tanpa kedua telapak kaki,
Minggu, 1 Februari 2015
-
di dalam manifest 154 penumpang QZ8501, meski ada sejumlah nama Wijaya, namun tidak ditemukan nama Andi Wijaya.
Rabu, 28 Januari 2015
-
Sabtu (24/1/2015) kemarin, tali sling yang mengikat rangka badan pesawat juga terputus
Minggu, 25 Januari 2015
-
Nantinya, badan pesawat dan temuan banyak jenazah tersebut akan diangkut dengan dua kapal ke Panglima Utar, Kumai, Kalimantan Tengah.
Minggu, 25 Januari 2015
-
Dugaan banyaknya jenazah yang tercecer dikarenakan dalam posisi pesawat miring saat terjatuh kembali ke dasar laut.
Minggu, 25 Januari 2015
-
"Kata-kata itu membuat saya merinding,"
Rabu, 14 Januari 2015
-
Jenazah itu masuk lumpur, atau terjebak beberapa tempat
Selasa, 13 Januari 2015
-
FDR ditemukan dalam posisi terhimpit serpihan badan pesawat
Senin, 12 Januari 2015
-
"Kita menemukan sinyal kemarin (Sabtu), lalu kita verifikasi di sejumlah titik, dan ternyata benar,"
Minggu, 11 Januari 2015
-
Kalau korban kan makin hari makin hancur tubuhnya. Tulangnya mungkin makin betebaran sehingga menyulitkan tim forensik,"
Minggu, 11 Januari 2015
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved