Porprov Sumsel 2025
OKU Selatan Protes Keras Akibat Pembatalan Medali Angkat Besi di Porprov Sumsel 2025
OKU Selatan Protes Keras Akibat Pembatalan Medali Angkat Besi di Porprov Sumsel 2025
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Kontingen Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melayangkan protes keras kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan atas keputusan pembatalan perolehan medali pada cabang olahraga (cabor) angkat besi (PABSI) di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumsel di Musi Banyuasin.
Ketua KONI OKU Selatan, H. Sukaria Saputra, S.Sos, menilai keputusan tersebut sangat merugikan pihaknya. Ia menyebut, langkah pembatalan yang diambil oleh KONI Sumsel bersama hakim pengawas pertandingan dilakukan terlalu tergesa tanpa investigasi mendalam.
“Kita sesalkan keputusan membatalkan perolehan medali terlalu cepat. Seharusnya dilakukan investigasi mendalam terlebih dahulu. Kalau seperti ini, jelas kami sangat dirugikan,” tegas Sukaria yang akrab disapa Aput, Sabtu (25/10/2025).
Aput menjelaskan, hasil klarifikasi langsung dari Pengprov PABSI Sumatera Selatan menunjukkan tidak ada kesalahan dalam jumlah maupun perolehan medali yang diraih atlet dari masing-masing kabupaten/kota peserta.
Seluruh proses pertandingan, menurutnya, juga telah berlangsung sesuai prosedur dan tidak ada satu pun peserta yang melayangkan protes resmi selama pertandingan berlangsung.
“Jadi, pembatalan perolehan medali itu tidak memiliki dasar yang kuat. Kami mohon agar KONI Sumsel meninjau ulang keputusan tersebut dan mengembalikan medali yang sudah diraih oleh para atlet dari kabupaten/kota, termasuk OKU Selatan,” tegasnya lagi.
Baca juga: Gebi Amelia Persembahkan Emas untuk OKU Selatan dari Cabor Panjat Tebing di Porprov XV Sumsel 2025
Baca juga: Risa Nur Alif, Atlet Asal OKU Timur Raih 2 Medali Perak dari Lintasan & Pit Lompat di Porprov Sumsel
Sebagai informasi, pada cabang olahraga angkat besi yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Muba sejak 17 hingga 22 Oktober 2025 tersebut, OKU Selatan berhasil mengantongi 3 medali emas, 6 perak, dan 1 perunggu.
Keputusan pembatalan hasil pertandingan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan kontingen. Banyak pihak menilai keputusan tersebut berpotensi mengganggu semangat sportivitas dan merusak marwah penyelenggaraan Porprov yang semestinya menjadi ajang pembinaan dan penghargaan atas prestasi atlet daerah.
Kini, KONI OKU Selatan berharap agar KONI Sumsel bersikap bijak dan objektif dalam menindaklanjuti protes ini, demi menjaga keadilan dan semangat fair play di dunia olahraga Sumatera Selatan.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Pemkab Muara Enim Gelontorkan Rp 4,08 M Untuk Atlet yang Raih Medali di Porprov Sumsel 2025 |
|
|---|
| 3 Periode Kontingen OKI Duduk di Peringkat 8 Porprov Sumsel, Kali Ini Raih 27 Medali Emas |
|
|---|
| OKU Timur Tempati Peringkat 12 Porprov Sumsel 2025, Bawa Pulang 73 Medali |
|
|---|
| Muara Enim Siap Jadi Tuan Rumah Porprov XVI Sumsel 2027, Jadi Ajang Promosi Daerah |
|
|---|
| Raih 172 Medali Emas, Kontingen Muba Raih Juara Umum Porprov Sumsel 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/OKU-Selatan-Protes-Keras-Akibat-Pembatalan-Medali-Angkat-Besi-di-Porprov-Sumsel-2025.jpg)