OTT KPK di Muara Enim

Daftar 4 Tersangka Kasus OTT Bupati Muara Enim Edison, Ada Keponakan hingga Sekdis

Dari total 10 orang yang sebelumnya terjaring operasi senyap di Jakarta dan Sumatera Selatan, KPK resmi menetapkan 4 orang sebagai tersangka utama.

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Kompas.com/HARYANTI PUSPA SARI
KASUS OTT MUARA ENIM - Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Budi Prasetyo menyebut ada 4 tersangka kasus korupsi. 

"Betul, jadi memang para oknum ini menggunakan beberapa rekening nominee, kemudian menggunakan modus buka-tutup rekening. Artinya membuka rekening untuk penampungan, nanti rekening itu sudah habis, sudah didistribusikan, buka lagi dengan rekening baru, begitu," ungkap Budi dikutip dalam pemberitaan Tribunnews.com, Selasa (9/6/2026).

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak KPK langsung memblokir dan menyita saldo yang tersimpan dalam rekening-rekening penampungan tersebut. 

Mengenai rincian peran dari keempat tersangka, KPK memastikan akan membeberkannya secara transparan kepada publik.

"Nanti kami akan sampaikan secara lengkap bagaimana konstruksi perkara ini, pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, yang kemudian dilakukan penahanan. Kami akan sampaikan secara utuh dalam konferensi pers sore ini," ucap Budi menegaskan.

Baca juga: Bupati Muara Enim Edison Kena OTT KPK, Wabup Hingga Jajaran Asisten Ambil Alih Agenda Pemerintahan

Kronologi Penangkapan Bupati Muara Enim Edison oleh KPK

Sebelum diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Muara Enim Edison masih melakukan aktivitas biasa, bahkan sempat memimpin apel bulanan dan meluncurkan program Ruang Masyarakat dan Perempuan Hidupkan Inisiatif Hijau di Kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Senin (8/6/2026).

Dari pengamatan dan informasi di lapangan, Bupati Muara Enim Edison, sekira pukul 07.30 WIB, memimpin kegiatan apel bulanan sekaligus penyerahan keputusan pensiun PNS Pemkab Muara Enim, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kendaraan ambulans dan mobil toilet dari PT KAI Drive Palembang kepada Bupati Muara Enim di halaman Pemkab Muara Enim.

Lalu pada pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan kegiatan kick-off Program RUMPUN HIJAU (Ruang Masyarakat dan Perempuan Hidupkan Inisiatif Hijau) di Kabupaten Muara Enim di ruang rapat Pangripta Nusantara Muara Enim.

Setelah itu, pukul 11.00 WIB, dijadwalkan akan menerima audiensi dengan pengurus Wilayah Muslimat NU Sumsel dan Muara Enim di rumah dinas Bupati Muara Enim.

Lalu, pada saat inilah, diduga KPK mendatangi rumah dinas Bupati Muara Enim dan mengamankan Edison.

Bahkan Bupati sempat mengganti pakaian dari PDH PNS kuning khaki dengan setelan kemeja warna biru lengan panjang dan celana panjang warna hitam.

Sempat Ditanya Wartawan

Selama mengikuti dua kegiatan, situasi masih tenang, bahkan Edison masih bersemangat untuk diwawancarai masalah kegiatan yang baru dibukanya, meski sudah ada santer adanya penangkapan stafnya yakni Asisten II Perekonomian dan Pembangunan inisial RK dan Sekretaris Diknas Muara Enim inisial AM.

Bahkan awak media sempat berinisiatif menanyakan masalah isu yang berkembang tersebut, namun bupati langsung menolak untuk memberikan keterangan dengan alasan isu tersebut belum jelas.

Lalu, sekira pukul 14.00 - 15.00 WIB, para awak media baru mendapatkan informasi jika ada tim APH melakukan penyegelan di kantor Dinas Pendidikan Muara Enim.

Mendapatkan informasi tersebut, langsung meluncur dan ketika tiba di lokasi baru diketahui bahwa tim APH dengan pengawalan Kepolisian tersebut ternyata dari KPK yang dibuktikan dengan kertas segel yang bertuliskan KPK di lima ruangan di Kantor Diknas dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim yakni ruang Sekretaris, Bidang Perencanaan, Bidang Keuangan, Bidang Sarana dan Prasarana, serta Bidang Kebudayaan.

Selain itu, tim penyidik KPK, di gedung Kantor Bupati Muara Enim melakukan penyegelan ruang tunggu dan Ruang Kerja Bupati Muara Enim, dan Ruang Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved