Berita Banyuasin

Jerit Perajin Gerabah di Banyuasin Terdampak Dolar Naik dan Antrean Solar, Terpaksa Batasi Produksi

Perajin gerabah di Kabupaten Banyuasin mengeluhkan merosotnya penjualan di tengah harga bahan baku yang kian melambung naik.

Tayang:
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Tribun Sumsel/Google Play/M. Ardiansyah
TERDAMPAK DOLAR NAIK -- Dedi pemilik Gerabah Dedi ketika membuat gentong kecil yang menjadi pesanan pelanggan sebanyak 100 gentong, Selasa (9/6/2026). Dampak nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar dan sulitnya truk mendapat BBM membuat bahan baku membuat gerabah ikut mengalami kenaikan. 

Karena, bila dipaksakan membuat gerabah tanpa ada pesanan seperti dulu, dipastikan gerabah yang dibuat tidak laku dan hanya membuang bahan baku yang saat ini sudah naik. Kerugian pasti dialami karena gerabah tidak laku atau tidak dibeli orang.

"Sekarang hanya bisa pasrah saja dengan kondisi seperti ini. Menyiasatinya tadi, ketika ada pesanan baru dibuat. Kalau tidak ada pesanan tidak buat gerabah," pungkasnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved