OTT KPK di Muara Enim
Daftar 4 Bupati Muara Enim yang Terjerat Kasus Korupsi, Ada Juarsah hingga Edison dalam Satu Dekade
Dalam kurun waktu satu dekade, empat bupati/mantan bupati Muara Enim (Muzakir Sai Sohar, Ahmad Yani, Juarsah, dan Edison) terjerat kasus korupsi
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Mengutip Sripoku.com, Muzakir pernah menjabat Wakil Ketua DPD Partai Golkar Muara Enim, dilanjutkan tahun 1995 hingga menjadi Ketua DPD Partai Golkar sampai dengan tahun 2017 dengan total 4 kali menjadi orang nomor satu di partai tersebut.
Tak hanya itu, ia berasal dari keluarga dengan tradisi kepemimpinan.
Ayahandanya, Muhammad Sai Sohar, juga pernah menjabat sebagai Bupati Muara Enim pada periode 1975–1980 dan 1980–1985.
Baca juga: Ini Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim Edison hingga di-OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
2. Ahmad Yani (Periode 2018-2019)
Baru sebentar mencicipi kursi kepemimpinan, Ahmad Yani terjaring OTT KPK pada 2 September 2019.
Kasus: Suap pengadaan 16 paket proyek jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Ia terbukti menerima suap sebesar Rp3,1 miIiar dari seorang kontraktor bernama Robi Okta Fahlefi. Kasus ini juga menyeret pejabat berkompeten di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.
Selain Ahmad Yani, KPK juga menetapkan Kepala Bidang Pembangunan Jalan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Muara Enim, Elfin Muhtar, dan pemilik PT Enra Sari, Robi Okta Fahlefi, sebagai tersangka.
Di tingkat pertama, ia divonis 5 tahun penjara. Namun, setelah perkara bergulir hingga ke tingkat Mahkamah Agung, hukumannya diperberat menjadi 7 tahun penjara.
3. Juarsah (Periode 2020-2021)
H. Juarsah, S.H. (lahir 11 Desember 1967) adalah Bupati Muara Enim periode 2020—2021.
Juarsah awalnya merupakan Wakil Bupati yang naik takhta menggantikan Ahmad Yani yang dinonaktifkan karena korupsi.
Sialnya, ia justru ikut terseret dalam pusaran kasus yang sama.
Kasus: Pengembangan perkara suap proyek Dinas PUPR Muara Enim.
Dalam persidangan terungkap bahwa Juarsah turut menerima aliran dana sebesar Rp2,5 miliar saat dirinya masih menjabat sebagai Wakil Bupati, dari commitment fee proyek yang diatur bersama Ahmad Yani.
Vonis: Majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara kepada Juarsah pada 29 Oktober 2021.
4. Edison (Bupati Aktif)
Edison menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar ini setelah terjaring OTT KPK dalam operasi senyap yang digelar di Jakarta dan Sumatera Selatan.
| Momen Bupati Muara Enim Edison Sebelum Terjaring OTT, Sempat Hadiri Acara Antikorupsi KPK |
|
|---|
| Bupati Muara Enim Edison Kena OTT KPK, NasDem Sumsel Tegaskan: Beliau Bukan Kader Kami |
|
|---|
| Pasca-OTT KPK, Rumah Pribadi Bupati Muara Enim Edison di Pakjo Palembang Tampak Lengang |
|
|---|
| Malam Ini Diperiksa di Polda Sumsel, KPK Bakal Boyong Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok |
|
|---|
| Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK, Pengamat Sosial Soroti Lemahnya Integritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dalam-kurun-waktu-satu-dekade-terakhir-empat-bupatimantan-bupati-Muara-Enim-Mu.jpg)