OTT KPK di Muara Enim

Daftar 4 Bupati Muara Enim yang Terjerat Kasus Korupsi, Ada Juarsah hingga Edison dalam Satu Dekade

Dalam kurun waktu satu dekade, empat bupati/mantan bupati Muara Enim (Muzakir Sai Sohar, Ahmad Yani, Juarsah, dan Edison) terjerat kasus korupsi

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/humaspimpinan_muaraenim
KENA OTT - Potret Bupati Muara Enim, Edison yang terjaring OTT KPK pada Minggu (7/6/2026). Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, empat bupati/mantan bupati Muara Enim (Muzakir Sai Sohar, Ahmad Yani, Juarsah, dan Edison) terjerat kasus korupsi 

Ringkasan Berita:
  • Dalam satu dekade terakhir, empat bupati/mantan bupati Muara Enim (Muzakir Sai Sohar, Ahmad Yani, Juarsah, dan Edison) secara bergiliran terjerat kasus korupsi.
  • Keempatnya harus berhadapan dengan proses hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi, mulai dari gratifikasi alih fungsi lahan hingga suap proyek infrastruktur.
  • Terbaru, Bupati Edison terjaring OTT KPK terkait penerimaan uang oleh penyelenggara negara dari pihak swasta untuk proyek pengadaan di Pemkab Muara Enim.

TRIBUNSUMSEL.COM – Penangkapan Bupati Muara Enim, Edison, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperpanjang catatan kelam birokrasi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, daerah kaya sumber daya alam ini seolah tidak pernah lepas dari bayang-bayang gurita korupsi.

Sebagai informasi, Kabupaten Muara Enim adalah salah satu wilayah strategis di Provinsi Sumatera Selatan dengan ibu kota yang terletak di Kecamatan Muara Enim.

Secara geografis, kabupaten ini berada di tengah-tengah jalur perlintasan regional yang menghubungkan Kota Palembang dengan kota-kota lain di bagian barat Sumatera Selatan, serta berbatasan langsung dengan 9 kabupaten/kota tetangga.

Muara Enim dikenal sebagai salah satu lumbung energi terbesar di Sumatera Selatan.

Baca juga: Momen Bupati Muara Enim Edison Sebelum Terjaring OTT, Sempat Hadiri Acara Antikorupsi KPK

Daerah ini kaya akan sumber daya alam, khususnya batu bara (menjadi markas dari PT Bukit Asam Tbk), minyak bumi, gas alam, serta potensi panas bumi (geothermal).

Selain sektor pertambangan, roda ekonomi daerah ini juga ditopang kuat oleh sektor perkebunan kelapa sawit dan karet.

Ironinya, kini setidaknya ada empat bupati dan mantan bupati Muara Enim yang tercatat harus berurusan dengan meja hijau.

Berikut adalah rekam jejak keempat kepala daerah Muara Enim yang tersandung kasus korupsi:

1. Muzakir Sai Sohar (Periode 2014-2018)

Mantan Bupati Muara Enim dua periode ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada 12 November 2020.

Kasus: Proyek fiktif alih fungsi lahan produksi menjadi hutan tetap.

Mantan Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar ditetapkan tersangka kasus alih fungsi lahan.
Mantan Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar ditetapkan tersangka kasus alih fungsi lahan. (Sripo/ Ardani Zuhri)

Muzakir terbukti menerima gratifikasi terkait proses alih fungsi lahan bermasalah tersebut yang merugikan keuangan negara hingga Rp5,8 miliar.

Pada 17 Juni 2021, Pengadilan Negeri Palembang menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp350 juta subsider 6 bulan kurungan.

Diketahui Muzakir merupakan mantan Bupati Muara Enim periode 2008-2014 dan 2014-2015.

Kini, ia telah meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumahnya menjelang usia ke-69 tahun.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved