Perampokan di Ogan Ilir
Dua Kasus Perampokan Emas Terjadi di Ogan Ilir, Polisi Ingatkan Pentingnya Warga Gunakan Brankas
Polisi masih menyelidiki perampokan 12 suku emas perhiasan di rumah milik lansia di Tanjung Lalang, Ogan Ilir.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Polisi masih memburu pelaku perampokan di rumah milik lansia di Tanjung Lalang, Ogan Ilir.
- Pelaku berhasil membawa kabur 12 suku emas milik Sunai (68).
- Sebelumnya aksi serupa juga terjadi di Tanjung Raja dengan kerugian mencapai 23 suku emas dan uang tunai Rp20 juta.
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Polisi masih menyelidiki perampokan emas perhiasan di rumah milik lansia di Tanjung Lalang, Ogan Ilir.
Sudah beberapa hari peristiwa tersebut terjadi, namun hingga saat ini belum ada titik terang terkait identitas pelaku.
Sebanyak 12 suku emas yang dipakai korban bernama Sunai (68 tahun), diambil paksa oleh pelaku pada Kamis (28/5/2026) dini hari.
Di samping proses penyelidikan, polisi mengingatkan masyarakat agar menyimpan barang-barang berharga di tempat yang sulit dijangkau pelaku kejahatan.
"Misalnya untuk emas perhiasan, simpan di dalam brankas. Itu untuk proteksi," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, Senin (1/6/2026).
Berkaca pada kasus perampokan di Tanjung Lalang, seluruh perhiasan curian seperti gelang, cincin, dan kalung semuanya sedang dipakai korban.
"Pelakunya ambil perhiasan emas yang dipakai korban. 12 suku emas itu ada pada korban," ungkap Bagus.
Baca juga: Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Buru Pelaku Perampok Emas 12 Suku Sasar Rumah Lansia di Ogan Ilir
Sebelumnya pada awal Februari lalu, pencurian emas perhiasan juga terjadi di wilayah Ogan Ilir lainnya, tepatnya Tanjung Raja.
Empat orang pelaku menggasak 23 suku emas di sebuah rumah yang sedang ditinggal pemiliknya.
Para pelaku dengan leluasa menggondol emas beserta uang tunai Rp20 juta dan dua unit handphone di dalam lemari.
Polisi memastikan penyelidikan kasus perampokan di Tanjung Lalang sedang dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir dan Polsek, dengan dibantu anjing pelacak.
"Kita berdoa semoga secepatnya terungkap," ucap Bagus.
Pelaku Gasak 2 Suku Emas
Diberitakan sebelumnya, perampokan dialami wanita lansia bernama Sunai (68 tahun), pada Kamis (28/5/2026) dinihari.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo menyampaikan, penyelidikan melibatkan anjing pelacak.
"Tim Opsnal (Satreskrim Polres Ogan Ilir dan Polsek) terus melakukan penyelidikan dan juga dibantu K9 (anjing pelacak)," kata Bagus kepada wartawan, Sabtu (30/5/2026).
Sebelumnya beredar kabar bahwa emas yang dirampok sebanyak 15 suku.
Namun menurut Bagus, berdasarkan hasil pemeriksaan, barang yang dicuri sebanyak 12 suku.
"Kurang lebih 12 suku. Perhiasan emas tersebut menempel pada korban, artinya yang dipakai itulah yang dicuri," ungkap Bagus.
Sementara korban sempat dibawa ke rumah sakit karena dikabarkan mengalami kekerasan oleh pelaku.
Meski telah kembali ke rumah, namun rasa trauma masih menyelimuti perasaan wanita lansia tersebut.
Diduga pelaku telah mengetahui seluk-beluk dan situasi di TKP.
"Kalau sekarang ini pastinya korban masih trauma, kelihatan syok sekali. Sebab waktu kejadian, korban dianiaya pelaku," ungkap tetangga korban bernama Sahlan, Sabtu (30/5/2026).
Diungkapkannya, pelaku merampok seluruh perhiasan emas sebanyak 12 suku yang dipakai korban.
"Jadi emas perhiasan itu, gelang, kalung, cincin yang dipakai korban, dirampok semua," ungkap Sahlan.
Warga berharap pelaku segera diringkus.
"Semoga cepat terungkap. Kasihan orang tua dihajar perampok, barang berharga diambil," kata Sahlan.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Perampok-di-Ogan-Ilir-Sasar-Rumah-Lansia-Tetangga-Sebut-Pelaku-Gasak-Emas-15-Suku.jpg)