Berita Banyuasin

Perbaikan Jalan dan Genangan Air Picu Kemacetan di Jalintim KM 13 Banyuasin

Kemacetan dipicu oleh perbaikan badan jalan yang mengalami kerusakan akibat tergerus aliran air, serta adanya genangan di permukaan jalan.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/M. Ardiansyah
MACET - Kondisi Jalintim Palembang-Betung Banyuasin tepatnya di KM 13 terjadi kepadatan kendaraan karena adanya penyempitan jalan, Jumat (24/4/2026). Adanya genangan air yang meluap di badan jalan membuat laju kendaraan terhambat. 

Ringkasan Berita:
  • Kemacetan terjadi di Jalintim Palembang–Betung KM 13, Talang Kelapa, akibat perbaikan jalan dan genangan air.
  • Arus kendaraan dari Palembang dan Pangkalan Balai tersendat karena penyempitan dan sistem buka-tutup jalur.
  • Polisi melakukan pengaturan lalu lintas, sementara warga berharap perbaikan segera selesai agar tidak mengganggu aktivitas.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN – Kemacetan cukup panjang terjadi di Jalintim Palembang–Betung, tepatnya di KM 13 Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Jumat (24/4/2026).

Kemacetan dipicu oleh perbaikan badan jalan yang mengalami kerusakan akibat tergerus aliran air, serta adanya genangan di permukaan jalan.

Kondisi ini membuat arus kendaraan dari arah Palembang menuju Pangkalan Balai maupun sebaliknya tersendat.

Kendaraan dari arah Palembang menuju Pangkalan Balai harus bergantian melintasi pelat besi yang dipasang di lokasi perbaikan karena terjadi penyempitan jalan.

Baca juga: 2 Truk Terguling di Sungai Dua Banyuasin Akibat Jalan Rusak Parah, Pengendara Terjebak Macet

Baca juga: Daftar Ruas Jalan di Palembang yang Macet, Dampak Hujan Deras yang Sebabkan Banjir

Hal serupa juga dialami kendaraan dari arah sebaliknya yang harus memperlambat laju saat melintas di titik tersebut.

Selain penyempitan ruas jalan, genangan air akibat meluapnya aliran sungai di sekitar lokasi turut memperparah kondisi lalu lintas.

“Kami berharap ada perhatian pemerintah dan perbaikan bisa segera selesai, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Ujang, warga Sukajadi Banyuasin.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pekerja masih melakukan pemasangan box culvert di badan jalan. Di sisi lain, juga dilakukan pengerukan aliran anak sungai guna memperlancar arus air.

Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, mengatakan pihaknya terus melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi.

“Sejauh ini arus kendaraan masih bisa berjalan dari dua arah meski terjadi penyempitan, sehingga kemacetan tidak terlalu parah,” ujarnya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved