Berita Banyuasin

Waspada Perbaikan Jalan di TAA Banyuasin, Pengendara Diminta Melintas Bergantian, Picu Kemacetan

Personel Satlantas Polres Banyuasin, harus melaksanakan rekayasa lalulintas dengan cara buka tutup arus lalulintas.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polres Banyuasin
PERBAIKAN JALAN - Anggota Satlantas Polres Banyuasin ketika melakukan pengaturan terhadap kendaraan yang melintas di KM 8 Jalan Tanjung Api-api agar tidak terjadi kemacetan karena kendaraan yang melintas, Kamis (2/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Perbaikan jalan berlubang di KM 8 Jalan Tanjung Api-api, Banyuasin, menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
  • Kendaraan dari dua arah harus melintas bergantian dengan sistem buka-tutup untuk menghindari kecelakaan.
  • Polisi mengimbau pengendara tidak saling mendahului agar kemacetan tidak semakin parah.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Pengendara yang akan melintasi Jalan Tanjung Api-api, siap-siap untuk terjebak kemacetan.

Hal ini dikarenakan adanya perbaikan badan jalan sehingga kendaraan yang melintas harus bergantian pada Kamis (2/4/2026).

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi mengungkapkan, adanya perbaikan badan jalan di KM 8 Jalan Tanjung Api-api Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin akan menyebabkan kepadatan kendaraan yang datang dari dua arah.

"Kami sudah menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di Jalan TAA KM 8, dikarenakan terdapat kegiatan perbaikan jalan berlubang pada satu jalur," katanya. 

Baca juga: Perbaikan Jalan Amblas Picu Macet Panjang di Arah Danau Ranau OKU Selatan, Lalu Lintas Dibuka-Tutup

Baca juga: Jelang Musim Mudik Lebaran 2026, Perbaikan Jalan Nasional di Lubuklinggau Mulai Dilakukan

Personel Satlantas Polres Banyuasin, harus melaksanakan rekayasa lalulintas dengan cara buka tutup arus lalulintas.

Kendaraan yang datang dari dua arah, harus melaju secara bergantian. Karena, ruas jalur jalan tidak dapat dilalui langsung oleh dua kendaraan.

Rekayasa kendaraan yang melintas harus bergantian, dikarenakan terdapat lubang cukup dalam di badan jaalan dan dapat menyebabkan kendaraan terperosok maupun tersangkut bila dipaksakan melintas. 

"Tidak bosan kami mengimbau kepada pengguna jalan yang akan menuju Palembang ke TAA, ataupun sebaliknya, apabila terjadi antrean kendaraan agar tidak memotong atau mengambil arah berlawanan. Sehingga tidak menimbulkan kepadatan arus lalulintas yang panjang dan membuat kemacetan panjang," pungkasnya. 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved