Gempa di OKI
Gempa yang Mengguncang OKI Berkekuatan Magnitudo 4,4, BMKG Pastikan Gempa Ringan
Informasi tersebut dibenarkan oleh Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Veronica Sinta Andayani.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (4/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
- BMKG menyebut pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 17 kilometer dan tergolong gempa ringan
- BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta mewaspadai potensi cuaca ekstrem karena Januari masih memasuki musim hujan.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Minggu (4/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Veronica Sinta Andayani.
Ia menyampaikan bahwa gempa terjadi pada pukul 03.00 WIB dengan parameter magnitudo 4,4.
“Pusat gempa berada di darat, sekitar 39 kilometer timur laut Ogan Komering Ilir, pada koordinat 3,30 Lintang Selatan dan 105,53 Bujur Timur, dengan kedalaman 17 kilometer,” kata Sinta saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Minggu (4/1/2026).
Baca juga: Penjelasan BPBD Soal Situasi Gempa di Tulung Selapan OKI, Dipastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Baca juga: Gegerkan Warga Saat Dini Hari, Gempa Guncang Tulung Selapan OKI, BPBD Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
Menurutnya, gempa tersebut termasuk dalam kategori gempa ringan, yaitu gempa dengan kekuatan antara 2,5 hingga 5,5 magnitudo.
Getaran gempa dapat dirasakan oleh masyarakat, namun hanya berpotensi menimbulkan kerusakan kecil.
"BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat juga disarankan untuk selalu memperbarui informasi kebencanaan melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi InfoBMKG," katanya.
Sementara itu, BMKG juga mengingatkan bahwa bulan Januari masih berada dalam periode musim hujan.
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi, dipengaruhi oleh aktifnya monsun Asia, adanya pola belokan atau konvergensi angin, serta gelombang atmosfer Rossby yang memicu pertumbuhan awan hujan secara lebih intensif.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Gempa-yang-Mengguncang-OKI-Berkekuatan-Magnitudo-44-BMKG-Pastikan-Gempa-Ringan.jpg)