Berita OKI
Sepanjang 2025, Ada 69 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Kawasan Polres OKI
Dari semua peristiwa kecelakaan, faktor kelalaian menjadi salah satu faktor penyebab utama tingginya angka kecelakaan.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Selama Januari–November 2025 terjadi 206 kecelakaan di OKI,
- Kecelakaan ini mengakibat 69 meninggal dunia, 45 luka berat, dan 250 luka ringan.
- Faktor utama kecelakaan adalah kelalaian pengemudi, dengan lokasi kejadian tersebar di tol, jalan nasional hingga desa, dan kerugian materi mencapai Rp3,1 miliar.
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Berdasarkan data dari satuan lalulintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ilir (OKI), sepanjang Januari hingga November 2025 tercatat ada 206 kecelakaan terjadi di OKI.
Akibat kecelakaan ini, ada 69 orang meninggal dunia, 45 orang luka berat dan 250 luka ringan.
Dari semua peristiwa kecelakaan, faktor kelalaian menjadi salah satu faktor penyebab utama tingginya angka kecelakaan.
Dimana insiden kecelakaan terjadi di jalan tol, jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten dan jalan desa.
Tercatat data tertinggi terjadi di bulan Mei yakni dengan 25 kejadian, lalu Januari, 21 kejadian dan April 20 kejadian, dengan rata-rata setiap bulan ada 20 peristiwa kecelakaan yang di OKI.
"Selama bulan November 2025 saja tercatat 20 kecelakaan kendaraan. Secara keseluruhan selama 11 bulan terakhir tercatat 206 kejadian kecelakaan di seluruh OKI," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres OKI, Ipda Hendri Farizal kepada Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post pada Senin (22/12/2025) siang.
Baca juga: Ditabrak Mobil Balapan, Pasutri Kecelakaan Maut di Palembang, Istri Tewas, Lagi Tunggu Anak di RS
Baca juga: Keluarga Histeris Saat Tahu Kalapas Pagar Alam, Yoshar Julizar Tewas Kecelakaan di Tol Prabumulih
Diuraikan Hendri, ratusan peristiwa kecelakaan menyebabkan kerugian material (rumat) yang ditimbulkan yang mencapai Rp 3.111.750.000.
"Memang jumlah kecelakaan tinggi yang disebabkan oleh berbagai sektor mulai dari adanya faktor alam, kondisi jalan, kendaraan, teknologi dan human error (kesalahan pengemudi)," imbuhnya.
Terkait insiden-insiden itu, Satlantas Polres OKI terus mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati didalam berkendara.
"Kami telah melakukan berbagai upaya menekan angka kecelakaan, termasuk sosialisasi ke pengguna jalan terkait pentingnya untuk tertib berlalulintas dan juga penindakan terhadap kendaraan tak memenuhi spesifikasi standar," paparnya.
Dalam mengantisipasi kecelakaan, ke depan Satlantas Polsek OKI akan selalu galakkan atau memberikan imbauan kepada masyarakat.
"Petugas kami telah memberikan himbauan ke pengguna jalan dan menyebarkan spanduk peringatan. Serta untuk di sekolah ada program police goes to school dan bekerja sama dengan instansi terkait, Dinas perhubungan dan PU," pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Wanita 51 Tahun di Tulung Selapan OKI Ditangkap Polisi, Simpan Puluhan Ekstasi Siap Edar |
|
|---|
| Polsek Pedamaran Timur Ratakan Lapak Judi Sabung Ayam di Kayulabu, Ancaman 9 Tahun Penjara |
|
|---|
| Pengedar Sabu di Lempuing OKI Diciduk Polisi saat Sembunyi di Kamar Mandi, 11 Paket Sabu Diamankan |
|
|---|
| Menolak Punah, Pengrajin Gerabah di Kedaton OKI Tetap Eksis, Dijual Hingga ke Luar Daerah |
|
|---|
| Diterjang Angin Kencang, Pohon Kapuk Ukuran Raksasa di OKI Tumbang, Listrik Padam dan Jalan Tertutup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sepanjang-2025-Ada-69-Orang-Meninggal-Dunia-Akibat-Kecelakaan-di-Kawasan-Polres-OKI.jpg)