Lula Lahfah Meninggal Dunia

Lula Lahfah Sempat Curhat soal Penyakit GERD-nya, saat Stres dan Banyak Pikiran Bisa Kambuh

Selebgram Lula Lahfah sempat menguraikan pengalamannya dengan penyakit GERD sebelum meninggal dunia.

Instagram/lulalahfah
SELEBGRAM MENINGGAL - Mengenang sosok Lula Lahfah, seorang selebgram yang dilaporkan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat, (23/1/2026), dikenal multitalenta 
Ringkasan Berita:
  • Sempat menguraikan pengalamannya dengan penyakit GERD sebelum meninggal dunia, selebgram Lula Lahfah.
  • GERD-nya muncul karena ia sering lupa makan ungkap Lula. 
  • Tak hanya itu, Lula juga mengaku GERD-nya akan kambuh ketika ia banyak pikiran.

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Selebgram Lula Lahfah sempat curhat soal penyakit GERD-nya sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya, Jumat (23/1/2026) malam.

Keluarga, kekasih, serta sahabat Lula Lahfahmasih diselimuti dengan duka mendalam.

Dengan diagnosis mengalami henti jantung dan henti napas, Lula Lahfah meninggal dunia di usia 26 tahun.

Kekasih Reza Arap tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di apartemennya yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, oleh petugas keamanan pada pukul 18.44 WIB.

Sebelum wafat, sulung dari dua bersaudara itu sempat menguraikan sejumlah penyakit yang ia idap, di antaranya adalah GERD.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah penyakit kronis saluran pencernaan yang terjadi ketika asam lambung naik kembali secara teratur ke kerongkongan (esofagus). 

LULA LAHFAH MENINGGAL - Reza Arap saat mencium nisan dari Lula Lahfah di TPU Rawa Terate. Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026). 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Reza Arap Cium Nisan Lula Lahfah, Lalu Suaranya Bergetar Ucap I Don't Wanna Cry, https://www.tribunnews.com/seleb/7782418/reza-arap-cium-nisan-lula-lahfah-lalu-suaranya-bergetar-ucap-i-dont-wanna-cry?page=all&s=paging_new.
Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Anita K Wardhani
LULA LAHFAH MENINGGAL - Reza Arap saat mencium nisan dari Lula Lahfah di TPU Rawa Terate. Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026). Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Reza Arap Cium Nisan Lula Lahfah, Lalu Suaranya Bergetar Ucap I Don't Wanna Cry, https://www.tribunnews.com/seleb/7782418/reza-arap-cium-nisan-lula-lahfah-lalu-suaranya-bergetar-ucap-i-dont-wanna-cry?page=all&s=paging_new. Penulis: Bayu Indra Permana Editor: Anita K Wardhani (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

Kondisi ini disebabkan melemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah, menyebabkan gejala khas seperti rasa terbakar di dada (heartburn), mulut terasa pahit, dan nyeri ulu hati. 

Penyakit itu sempat membuat Lula dirawat selama satu minggu sejak malam tahun baru.

Lewat sebuah livenya di TikTok saat dirinya dirawat di rumah sakit, Lula mengaku GERD-nya sering kambuh apalagi saat dirinya stres.

"Soal GERD, GERD aku itu datang dan pergi ya. Jadi GERD aku tuh biasanya kambuh kalo aku tuh telat makan," urai Lula mengungkapkan pengalamannya dengan penyakit GERD, dikutip Minggu (25/1/2026).

Diakui Lula, dirinya sering sekali lupa makan.

"Sumpah aku tuh kayak, kalau lagi asyik aku tuh lupa makan," imbuhnya sembari tertawa.

Dia menambahkan, selama ini tak suka makan berat.

Lula lebih suka ngemil membuat GERD-nya kerap kambuh.

"Dan sebenernya aku nggak suka makan berat. Aku tuh suka ngemil. Kayak mie, nuget, tapi makan berat, makan berat gitu tuh aku enggak suka gitu. Jadi aku mendingan ngemil, ngemil, ngemil," bebernya.

Lula tak memungkiri, GERD-nya akan kambuh saat dirinya stres.

Dirinya juga mampu membedakan GERD yang kambuh saat stres atau memang benar-benar karena faktor telat makan.

"Terus GERD aku tuh juga suka kambuh kalau aku lagi banyak pikiran atau stres. Dan aku bisa bedain," terang pemain film Tinggal Meninggal tersebut.

"Bisa bedain apa ya, GERD yang emang gara-gara makan, atau GERD gara-gara pikiran," tambah Lula.

Ia mengatakan, saat telat makan, sakit yang dirasakannya lebih mendominasi di perut.

Namun, saat stres ia lebih merasakan ulu hatinya yang sakit.

"Jadi GERD kalau gara-gara makan itu perut aku yang sakit, kalau sampai ke ulu hati gitu itu tuh nyut nyut," tukasnya.

Penyesalan Ayah Lula

Ayah Lula, Muhammad Feros, menjadi salah satu sosok yang paling terpukul dengan kepergian Lula.

Feros menyesal, selama ini tak mengetahui penyakit GERD yang diidap putri sulungnya itu.

"Kita tahu waktu tahun baru dia sempat masuk rumah sakit beberapa hari. Dia punya GERD, itu sering kambuh," ungkap Muhammad Feros di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026).

"Terus ada pembengkakan di usus," terusnya.

Feros mengakui keluarga semakin terpukul, karena Lula ternyata menyimpan rasa sakitnya sendiri dan tidak banyak bercerita kepada orang tua. 

“Itu yang sering dia keluhin, tapi dia enggak ngeluh ke keluarga," kata Feros.

"Dia keluhnya sama teman-temannya. Dia bilang sakit banget,” terusnya.

Feros pun menyesalkan bahwa keluarga tidak mengetahui kondisi putrinya secara lebih mendalam. 

“Kalau kita tahu mungkin kita suruh dia berobat, mungkin kita bawa dia. Tapi kenapa dia enggak gitu (bilang). Mungkin dia tahan, dia tahan, dia tahan akhirnya mungkin komplikasi dari situ,” ujarnya lirih.

Feros menduga penyebab kepergian putrinya berkaitan dengan kondisi kesehatan yang selama ini diderita. 

“Saya kira sakit. Semua juga tahu pas tahun baru dia sempat di rumah sakit,” ucapnya.

"Enggak pernah curhat. Kita tahunya dari teman-temannya, teman dekat dia aja. Itu aja yang kita sesalin,” tambah Feros.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Curhat Lawas Lula Lahfah soal Penyakit GERD-nya, Kambuh saat Stres dan Banyak Pikiran.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved