Berita Selebriti

Sosok Ressa Rizky Rossano Ngaku Anak Denada Ditelantarkan Sejak Kecil, Selama Ini Dirawat Bibi

Ressa Rizky Rossano, pemuda berusia 24 tahun yang menggugat penyanyi dangdut Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan atau Denada

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
Facebook/Ressa Rizky Rossano
DENADA DIGUGAT - Ressa Rizky Rossano, pemuda berusia 24 tahun yang menggugat penyanyi dangdut Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan atau Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. 
Ringkasan Berita:
  • Ressa Rizky Rossano (24), seorang pemuda asal Banyuwangi menggugat Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi. 
  • Ressa baru mengetahui identitas aslinya melalui informasi orang terpercaya setelah lulus SMA. 
  • Meskipun telah meminta klarifikasi langsung, Denada tetap bersikeras bahwa Ressa adalah anak dari bibinya (adik sepupu).

 


TRIBUNSUMSEL.COM - Ressa Rizky Rossano, pemuda berusia 24 tahun yang menggugat penyanyi dangdut Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan atau Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Adapun alasan Ressa menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi karena merasa keberadaannya sebagai anak kandung tidak diakui Denada dan ia merasa ditelantarkan sejak kecil.

Sementara Ressa baru mengetahui bahwa ia merupakan anak kandung Denada setelah lulus sekolah menengah atas (SMA) beberapa tahun silam.

Ressa merupakan pemuda asal Kabupaten Banyuwangi.

Sebelumnya, Ressa hanya tahu bahwa ia adalah anak dari bibi Denada yang ada di Banyuwangi. Bersama bibi Denada itulah Ressa hidup dan tinggal selama ini.

Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, mengatakan, Ressa yang selama ini disebut sebagai adik Denada.

"Awalnya dengar dari kabar selentingan, lalu dia diberitahu oleh seseorang yang sangat dipercayainya memberi tahu hal yang sebenarnya bahwa ia bukan anak dari bibi Denada, melainkan anak Denada," terang Firdaus, dikutip Kompas.com

Baca juga: Pemuda Banyuwangi Mengaku Anak Denada, Gugat Sang Penyanyi Miliaran Usai Ditelantarkan Sejak Kecil

Bibi Denada yang merawat Ressa sejak kecil tersebut adalah adik dari ibunda Denada, penyanyi Emilia Contessa yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Setelah menerima informasi tersebut, Ressa telah beberapa kali menanyakan secara langsung dan meminta jawaban kepada Denada. Namun, Denada tetap mengatakan bahwa Ressa adalah adiknya dan anak dari bibinya. 

"Ketika ia menanyakan langsung kepada Denada, hal tersebut tidak diakui. Denada tetap mengatakan bahwa ia (Ressa) adalah adiknya, bukan anaknya," sambung Firdaus.

Sementara itu, selama ini, Ressa dibesarkan oleh keluarga besar Denada di Banyuwangi dan kebutuhan hidup Ressa selama ini dipenuhi oleh keluarga besar Denada, terutama almarhumah Emilia Contessa. 

"Setelah Bu Emilia meninggal dunia, kondisi ekonomi keluarga memburuk dan tidak ada pemasukan sama sekali. Akhirnya, anak tersebut mencoba menuntut Denada," tutur Firdaus. 

Atas dasar itulah, Ressa memutuskan untuk menggugat Denada. Firdaus menyebutkan, gugatan tersebut berisi dugaan melakukan perbuatan melawan hukum karena menelantarkan anak kandung.

Firdaus mengaku, pihaknya telah mengantongi beberapa bukti yang menyatakan bahwa Ressa adalah anak kandung Denada. Namun, bukti itu baru akan dibuka dalam pengadilan.

"Saat ini masih dalam tahap mediasi (di Pengadilan). Pada masa mediasi, pokok perkara belum bisa dibuka secara detail. Namun secara umum, gugatan tersebut adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Denada sebagai ibu penggugat. Bentuk perbuatan melawan hukumnya adalah tidak menjalankan kewajiban selayaknya seorang ibu," bebernya.

Dalam gugatan itu, Ressa juga menyampaikan permintaan ganti rugi yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Nominal itu dihitung berdasarkan biaya pendidikan sejak SD hingga SMA dan biaya hidup.

"Semua biaya tersebut dimintakan kepada Denada untuk diganti dan diajukan kepada majelis hakim," tutur dia. 

 

Respon Denada

Sementara itu, saat dikonfirmasi, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, membenarkan dan mengatakan bahwa pihaknya telah datang ke PN Banyuwangi saat mediasi digelar beberapa waktu lalu.

"Panggilan sidang sebenarnya sudah dilakukan tiga kali. Namun, yang sampai ke Mbak Denada hanya satu kali," ujar Iqbal.

Iqbal mengaku baru mendapat materi gugatan saat mediasi. Namun, ia belum mempelajarinya dan belum mendiskusikannya dengan Denada.

"Jadi, terkait isi gugatan, konstruksi hukumnya, apa yang diminta, dan apa yang dimasukkan, masih belum jelas bagi kami," terangnya.

Meski demikian, secara prinsip pihaknya siap menghadapi gugatan itu.

"Tetapi kami memang perlu waktu untuk membaca dan mempelajari surat gugatan tersebut terlebih dahulu," ujarnya.

 

Profil Denada

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan atau yang akrab disapa Denada adalah penyanyi, pemeran, dan model berkebangsaan Indonesia.

Denada merupakan anak perempuan satu-satunya di keluarganya dari pasangan Emilia Contessa dan Rio Tambunan.

Melansir TribunLampung.co.id, ayah Denada diketahui merupakan salah satu penyanyi pop dan rap ternama Indonesia bernama Rio Tambunan.

Sedangkan sang ibunda, Emilia Contessa adalah penyanyi Indonesia yang populer pada era 1970-an.

Ikuti jejak sang ibu, Denada terjun di dunia hiburan dan menekuni dunia tarik suara. Awal kariernya di dunia hiburan adalah sebagai salah satu penyanyi pop.

Kemudian, Denada mencoba genre musik Rap yang membuat namanya populer di dunia musik. Kini, Denada dikenal dengan Rapper wanita papan atas yang dimiliki Indonesia hingga saat ini.

Denada telah mengeluarkan dua album rapper, yakni Kujelang Hari (Sambutlah 2004) dan Ini Album Gue (1997). Tak hanya rap, Denada juga menyelami dunia musik dangdut.

Album dnagdut pertama kali yang dirilis Denada adalah Matahari, lagu itu cukup laris keras di pasaran pada masanya.

Album selanjutnya berjudul Mae, ST dan One Stop Dangdut (2007) sukses mengantarkan dirnya mendapatkan penghargaan musik.

Penghargaan musik yang pernah diraih oleh Denada diantaranya Anugerah Musik Indonesia dan Penghargaan MTV Indonesia (2005).

Tak selesai sampai di situ, artis serba bisa tersebut juga menyelami dunia akting. Debut awal Denada di dunia akting yakni membintangi film Kau dan Aku Cinta Indonesia (2004). Hingga kini, Denada masih aktif wara-wiri di layar kaca.

Denada sempat menikah dengan seorang fotografer di Bali bernama Jerry Aurum pada 11 Desember 2012. Dari pernikahan itu, keduanya dikarunia seorang anak perempuan bernama Shakira Aurum.

Sayangnya, rumah tangga Denada dan Jerry hanya bertahan selama tiga tahun, keduanya memutuskan untuk bercerai pada 24 Juni 2015. Meski sudah bercerai, keduanya tetap kompak merawat buah hati.

Bahkan, keduanya juga kompak mendampingi putri mereka saat terkena penyakit Leukimia (kanker darah). Penyakit itu sudah diidap Shakira sejak usia 5,5 tahun tepatnya pada 2018.

Beruntung, kini Shakira Aurum telah sembuh total dari penyakit tersebut. Kini, Shakira dan Denada memutuskan untuk tinggal di Singapura. Dilihat dari Instagramnya, Denada sekarang sibuk menjadi instruksi olahraga yoga. Selain itu, ia juga masih aktif berkarier di dunia hiburan.

(*)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved